Dirkeu ANTARA: Kompetensi kreasi konten perlu ditingkatkan
Sabtu, 27 November 2021 10:06 WIB
Tangkapan layar Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dalam Pembukaan Rapat Kerja Serikat Kerja ANTARA, Jumat (26/11/2021). (ANTARA/Sanya Dinda)
Jakarta (ANTARA) - Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan kompetensi di bidang kreasi konten perlu terus ditingkatkan.
"Kita perlu terus memperbaiki dan meningkatkan kompetensi dengan melakukan inovasi dan kreativitas, karena Antara cukup diandalkan oleh sesama BUMN yang akan menjadi mitra sinergi," kata Nina Kurnia Dewi, pada pembukaan Rapat Kerja Serikat Pekerja ANTARA, yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Menurut Nina, LKBN ANTARA saat ini tergabung dalam klaster telekomunikasi, media, dan teknologi, bersama PT Telkom Indonesia (Tbk), Produksi Film Negara (PFN), dan Perum Peruri. Di klaster ini, LKBN ANTARA menjadi asisten deputi bidang telekomunikasi dan media.
Sebelumnya, sekitar satu tahun LKBN ANTARA berada di dalam klaster Danareksa. Memang ada wacana LKBN ANTARA akan masuk ke dalam holdings BUMN, tetapi sampai saat ini belum ada arahan apapun.
"Klaster telekomunikasi, media, dan teknologi, ini lebih 'agile' dan 'loose' karena kita mengutamakan teknologi dan sinergi. Bahwa ANTARA adalah ahlinya sehingga kita akan saling memperkuat bersama Telkom dan anggota klaster lainnya," imbuhnya.
Menurutnya, LKBN ANTARA memang menghadapi tantangan dan perubahan, tapi sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) arah dan perkembangan ANTARA akan terus mengikuti program pemerintah, dalam hal ini Menteri BUMN. "Ke depan kompetensi akan terus ditingkatkan dengan inovasi dan kreativitas," katanya.
"Kita perlu terus memperbaiki dan meningkatkan kompetensi dengan melakukan inovasi dan kreativitas, karena Antara cukup diandalkan oleh sesama BUMN yang akan menjadi mitra sinergi," kata Nina Kurnia Dewi, pada pembukaan Rapat Kerja Serikat Pekerja ANTARA, yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Menurut Nina, LKBN ANTARA saat ini tergabung dalam klaster telekomunikasi, media, dan teknologi, bersama PT Telkom Indonesia (Tbk), Produksi Film Negara (PFN), dan Perum Peruri. Di klaster ini, LKBN ANTARA menjadi asisten deputi bidang telekomunikasi dan media.
Sebelumnya, sekitar satu tahun LKBN ANTARA berada di dalam klaster Danareksa. Memang ada wacana LKBN ANTARA akan masuk ke dalam holdings BUMN, tetapi sampai saat ini belum ada arahan apapun.
"Klaster telekomunikasi, media, dan teknologi, ini lebih 'agile' dan 'loose' karena kita mengutamakan teknologi dan sinergi. Bahwa ANTARA adalah ahlinya sehingga kita akan saling memperkuat bersama Telkom dan anggota klaster lainnya," imbuhnya.
Menurutnya, LKBN ANTARA memang menghadapi tantangan dan perubahan, tapi sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) arah dan perkembangan ANTARA akan terus mengikuti program pemerintah, dalam hal ini Menteri BUMN. "Ke depan kompetensi akan terus ditingkatkan dengan inovasi dan kreativitas," katanya.
Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB
Pelajar asal Kota Palembang rajai Turnamen Catur ANTARA 2025, berikut daftar pemenangnya
05 October 2025 18:52 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa buka Turnamen Catur dan Festival UMKM Kantor Berita ANTARA
04 October 2025 20:49 WIB
Dirut LKBN ANTARA Akhmad Munir terpilih jadi Ketua Umum PWI periode 2025-2030
30 August 2025 20:37 WIB