Yayan Ruhian, Adipati Dolken & Donny Damara ada di "Penyalin Cahaya"
Senin, 11 Oktober 2021 12:44 WIB
Yayan Ruhian di trailer film "Penyalin Cahaya" (Tangkapan layar YouTube)
Jakarta (ANTARA) - Aktor Adipati Dolken, Yayan Ruhian dan Donny Damara juga tampil di film "Penyalin Cahaya".
Melalui trailer perdana, penonton mendapat secuplik sinopsis cerita film “Penyalin Cahaya”, yakni tentang Sur (Shenina Cinnamon) yang harus kehilangan beasiswanya akibat dianggap mencemarkan nama baik fakultas usai swafotonya dalam keadaan mabuk beredar.
Ia tidak mengingat apa pun yang terjadi pada dirinya saat menghadiri pesta kemenangan komunitas teater di kampusnya. Dalam pesta tersebut, Sur tidak sadarkan diri. Ia lantas meminta bantuan Amin (Chicco Kurniawan), teman masa kecilnya yang juga tukang fotokopi yang tinggal dan bekerja di kampus, untuk mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada dirinya di malam pesta.
Adipati Dolken di trailer film "Penyalin Cahaya" (Tangkapan layar YouTube)
Dikutip dari keterangan resmi, Senin, film “Penyalin Cahaya” (judul internasional: "Photocopier") masuk program kompetisi utama New Currents dan telah melangsungkan World Premiere di Busan International Film Festival (BIFF) ke-26 pada 8 Oktober 2021.
Di kompetisi BIFF, “Penyalin Cahaya” bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk memperebutkan empat penghargaan penting, yakni New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award, dan FIPRESCI Award. Dalam ajang BIFF yang dihelat pada 6-15 Oktober 2021 ini, terdapat 223 film dari 70 negara yang diputar di bioskop dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Baca juga: "Penyalin Cahaya" dan "Ali & Ratu Ratu Queens" borong nominasi FFI 2021
"Penyalin Cahaya" juga mendapatkan 17 nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2021, termasuk nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik untuk Shenina Syawalita Cinnamon, Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Chicco Kurniawan, Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik untuk Dena Panendra, dua nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik untuk Jerome Kurnia dan Giulio Parengkuan.
Film “Penyalin Cahaya” merupakan film panjang pertama Wregas Bhanuteja. Ia sudah membuat film-film pendek yang berhasil masuk kompetisi festival film internasional. Antara lain, “Lemantun” (pemenang Film Pendek Terbaik di XXI Short Film Festival 2015), “Lembusura” (berkompetisi di Berlin International Film Festival 2015), “Prenjak” (pemenang Film Pendek Terbaik di Semaine de la Critique-Cannes Film Festival 2016 dan Piala Citra FFI 2016), serta “Tak Ada yang Gila di Kota Ini” (pemenang Piala Citra FFI 2019, serta berkompetisi di Busan International Film Festival 2019 dan Sundance Film Festival 2020).
Melalui trailer perdana, penonton mendapat secuplik sinopsis cerita film “Penyalin Cahaya”, yakni tentang Sur (Shenina Cinnamon) yang harus kehilangan beasiswanya akibat dianggap mencemarkan nama baik fakultas usai swafotonya dalam keadaan mabuk beredar.
Ia tidak mengingat apa pun yang terjadi pada dirinya saat menghadiri pesta kemenangan komunitas teater di kampusnya. Dalam pesta tersebut, Sur tidak sadarkan diri. Ia lantas meminta bantuan Amin (Chicco Kurniawan), teman masa kecilnya yang juga tukang fotokopi yang tinggal dan bekerja di kampus, untuk mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi pada dirinya di malam pesta.
Adipati Dolken di trailer film "Penyalin Cahaya" (Tangkapan layar YouTube)
Dikutip dari keterangan resmi, Senin, film “Penyalin Cahaya” (judul internasional: "Photocopier") masuk program kompetisi utama New Currents dan telah melangsungkan World Premiere di Busan International Film Festival (BIFF) ke-26 pada 8 Oktober 2021.
Di kompetisi BIFF, “Penyalin Cahaya” bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk memperebutkan empat penghargaan penting, yakni New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award, dan FIPRESCI Award. Dalam ajang BIFF yang dihelat pada 6-15 Oktober 2021 ini, terdapat 223 film dari 70 negara yang diputar di bioskop dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Baca juga: "Penyalin Cahaya" dan "Ali & Ratu Ratu Queens" borong nominasi FFI 2021
"Penyalin Cahaya" juga mendapatkan 17 nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2021, termasuk nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik untuk Shenina Syawalita Cinnamon, Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Chicco Kurniawan, Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik untuk Dena Panendra, dua nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik untuk Jerome Kurnia dan Giulio Parengkuan.
Film “Penyalin Cahaya” merupakan film panjang pertama Wregas Bhanuteja. Ia sudah membuat film-film pendek yang berhasil masuk kompetisi festival film internasional. Antara lain, “Lemantun” (pemenang Film Pendek Terbaik di XXI Short Film Festival 2015), “Lembusura” (berkompetisi di Berlin International Film Festival 2015), “Prenjak” (pemenang Film Pendek Terbaik di Semaine de la Critique-Cannes Film Festival 2016 dan Piala Citra FFI 2016), serta “Tak Ada yang Gila di Kota Ini” (pemenang Piala Citra FFI 2019, serta berkompetisi di Busan International Film Festival 2019 dan Sundance Film Festival 2020).
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dokter spesialis sebut tabir surya bermanfaat proteksi kulit dari cahaya biru gawai
27 July 2025 7:32 WIB
Ana/Tiwi ingin perbaiki fokus dan konsistensi pasca-Indonesia Masters
24 January 2025 16:52 WIB, 2025
Ganda putri Ana/Tiwi terhenti di perempat final usai lakoni rubber game
24 January 2025 16:12 WIB, 2025
Menerangi harapan di kaki Bukit Barisan, Pertamina hadirkan EBT manfaatkan potensi lokal
11 November 2024 23:14 WIB, 2024
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Film "Ghost in the Cell" dapat sambutan penonton di ajang Berlin Festival
17 February 2026 15:49 WIB
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB