Freeport konversi gas industri
Sabtu, 24 Juli 2021 20:35 WIB
Vice President PT Freeport Indonesia Bidang Hubungan Pemerintah Jonny Lingga (ANTARA/Evarianus Supar)
Timika, Papua (ANTARA) - PT Freeport Indonesia kini tengah menuntaskan program konversi gas industri ke gas medis guna memenuhi kebutuhan oksigen medis pasien COVID-19 yang dirawat di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana, Papua.
Vice President PT Freeport Indonesia Bidang Hubungan Pemerintah Jonny Lingga di Timika, Sabtu, mengatakan proses konversi dari gas industri menjadi gas medis sementara berlangsung di fasilitas Light Industrial Park (LIP) Kuala Kencana.
"Itu yang sedang kami kerjakan saat ini dan tentu dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Disperindag Mimika terkait izinnya. Mudah-mudahan ini segera diproduksi," kata Jonny.
Menurut dia, pabrik gas di LIP Kuala Kencana itu nantinya bisa menghasilkan 60 tabung gas medis per hari.
Dengan jumlah produksi demikian, katanya, cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen para pasien yang dirawat di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana. Namun jika produksinya lebih maka akan membantu kebutuhan oksigen medis RSMM Timika dan RSUD Mimika.
Jonny mengakui saat ini stok oksigen medis milik PT Freeport Indonesia untuk melayani pasien COVID-19 di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana juga habis sehingga tidak bisa membantu permintaan RSUD Mimika dan RSMM Timika.
Beberapa waktu lalu PT Freeport telah membantu 50 tabung oksigen untuk RSUD Mimika.
Selain itu, PT Freeport juga membantu masing-masing 10 unit oksigen konsentrator ke RSMM dan RSUD MImika.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra menyebut kebutuhan oksigen medis untuk penanganan pasien COVID-19 di Mimika saat ini sangat tinggi karena semakin banyak pasien datang ke rumah sakit dengan kondisi berat hingga kritis.
"Setiap hari pasien terus bertambah di rumah sakit sehingga kebutuhan oksigen juga terus bertambah. Salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan ini yaitu mengonversi gas industri ke gas medis," jelasnya.
Saat ini di Mimika baru terdapat satu pabrik oksigen medis, dimana dalam waktu 12 jam hanya mampu menghasilkan 30 tabung oksigen medis.
Vice President PT Freeport Indonesia Bidang Hubungan Pemerintah Jonny Lingga di Timika, Sabtu, mengatakan proses konversi dari gas industri menjadi gas medis sementara berlangsung di fasilitas Light Industrial Park (LIP) Kuala Kencana.
"Itu yang sedang kami kerjakan saat ini dan tentu dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Disperindag Mimika terkait izinnya. Mudah-mudahan ini segera diproduksi," kata Jonny.
Menurut dia, pabrik gas di LIP Kuala Kencana itu nantinya bisa menghasilkan 60 tabung gas medis per hari.
Dengan jumlah produksi demikian, katanya, cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen para pasien yang dirawat di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana. Namun jika produksinya lebih maka akan membantu kebutuhan oksigen medis RSMM Timika dan RSUD Mimika.
Jonny mengakui saat ini stok oksigen medis milik PT Freeport Indonesia untuk melayani pasien COVID-19 di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana juga habis sehingga tidak bisa membantu permintaan RSUD Mimika dan RSMM Timika.
Beberapa waktu lalu PT Freeport telah membantu 50 tabung oksigen untuk RSUD Mimika.
Selain itu, PT Freeport juga membantu masing-masing 10 unit oksigen konsentrator ke RSMM dan RSUD MImika.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra menyebut kebutuhan oksigen medis untuk penanganan pasien COVID-19 di Mimika saat ini sangat tinggi karena semakin banyak pasien datang ke rumah sakit dengan kondisi berat hingga kritis.
"Setiap hari pasien terus bertambah di rumah sakit sehingga kebutuhan oksigen juga terus bertambah. Salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan ini yaitu mengonversi gas industri ke gas medis," jelasnya.
Saat ini di Mimika baru terdapat satu pabrik oksigen medis, dimana dalam waktu 12 jam hanya mampu menghasilkan 30 tabung oksigen medis.
Pewarta : Evarianus Supar
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Film "The Mind Journey" potret operasional tambang MIND ID dari Sumatera hingga Papua
02 April 2026 6:57 WIB
Basarnas siaga bantu evakuasi karyawan terjebak di tambang Freeport
09 September 2025 15:34 WIB, 2025
Erick Thohir: Penjualan emas Freeport ke Antam bentuk sinergi ekonomi
21 February 2025 10:51 WIB, 2025
Menteri ESDM Bahlil sebut tambahan 10 persen saham Freeport berpotensi gratis
31 October 2024 15:39 WIB, 2024
Presiden: Indonesia masuki babak baru negara industri via hilirisasi
24 September 2024 11:36 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Pusri pastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi aman hadapi musim kemarau
24 August 2026 12:28 WIB