Kecelakaan kapal cepat di Nunukan angkut 30 penumpang
Senin, 7 Juni 2021 16:04 WIB
Kapal cepat SB Riyan yang kecelakaan di sungai Desa Plaju Kecamatan Sembakung dalam perjalanan dari Kota Tarakan menuju Desa Atap, Kecamatan Sebuku, Senin (7/6/2021). ANTARA/HO-Basarnas Tarakan
Nunukan (ANTARA) - Kapal cepat atau speedboat yang kecelakaan dalam perjalanan dari Pelabuhan Tarakan menuju Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Senin, dilaporkan mengangkut 30 penumpang, di antaranya tujuh anak-anak.
Kejadiannya sekitar pukul 13.28 WITA di perairan Desa Pelaju Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, ujar Koordinator Basarnas Tarakan Amiruddin melalui siaran pers-nya diterima di Nunukan, Senin sore.
Ia membenarkan dari 30 penumpang tersebut saat ini telah ditemukan lima orang meninggal dunia dengan tiga di antaranya anak-anak.
Kapal cepat SB Riyan ini yang mengalami kecelakaan ini diperkirakan dalam kondisi laju, dan tidak mampu dikendalikan bertepatan dengan gelombang yang tinggi.
Pada saat kecelakaan kapal cepat yang berwarna biru putih ini terbalik ke kiri tepat di tikungan sungai.
Kejadiannya sekitar pukul 13.28 WITA di perairan Desa Pelaju Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, ujar Koordinator Basarnas Tarakan Amiruddin melalui siaran pers-nya diterima di Nunukan, Senin sore.
Ia membenarkan dari 30 penumpang tersebut saat ini telah ditemukan lima orang meninggal dunia dengan tiga di antaranya anak-anak.
Kapal cepat SB Riyan ini yang mengalami kecelakaan ini diperkirakan dalam kondisi laju, dan tidak mampu dikendalikan bertepatan dengan gelombang yang tinggi.
Pada saat kecelakaan kapal cepat yang berwarna biru putih ini terbalik ke kiri tepat di tikungan sungai.
Pewarta : Rusman
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB