Dinkes OKU lanjutkan vaksinasi guru dan lansia
Selasa, 18 Mei 2021 20:09 WIB
Masyarakat lanjut usia di Kabupaten OKU, Sumsel menjalani vaksin tahap pertama, Senin. (ANTARA/Edo Purmana/21)
Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melanjutkan vaksinasi bagi guru dan warga lanjut usia (lansia) setelah sempat dihentikan sementara waktu selama libur Idul Fitri 1442 Hijriah.
"Proses vaksin guru dan lansia sudah dimulai kembali sejak Senin (17/5) kemarin," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Komering Ulu (OKU) Andi Prapto di Baturaja, Selasa.
Dia menjelaskan vaksinasi itu tetap dilaksanakan di tiga rumah sakit dan 18 puskesmas di Kabupaten OKU.
"Untuk yang sudah divaksin hingga saat ini tercatat lebih dari 5.000 orang guru dan lansia di Kabupaten OKU telah mendapat dosis vaksin tahap pertama dari target 26 ribu yang akan divaksin," ungkapnya.
Dinas Kesehatan OKU juga akan mempercepat proses vaksinasi untuk guru dan lansia dengan mengoptimalkan tugas dan fungsi faksinator di 18 puskesmas dan tiga rumah sakit yang menjadi tempat pelayanan vaksin.
Pihaknya juga melibatkan lintas sektor, seperti TNI dan Polri melalui babinsa dan bhabinkamtibmas untuk membantu mengajak lansia di wilayah tugas masing-masing agar datang ke tempat pelayanan vaksinasi.
"Mudah-mudahan pada akhir Mei 2021 nanti semua guru dan lansia di OKU sudah divaksin," katanya.
Terkait dengan persediaan vaksin, Andi mengaku pada awal Ramadhan lalu pihaknya mendapat tambahan sebanyak 1.250 vial atau sekitar 12.500 dosis vaksin untuk lansia.
"Jumlah tersebut masih banyak kurang. Namun, kami akan mengusulkan penambahan lagi sesuai kebutuhan," ujarnya.
"Proses vaksin guru dan lansia sudah dimulai kembali sejak Senin (17/5) kemarin," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Komering Ulu (OKU) Andi Prapto di Baturaja, Selasa.
Dia menjelaskan vaksinasi itu tetap dilaksanakan di tiga rumah sakit dan 18 puskesmas di Kabupaten OKU.
"Untuk yang sudah divaksin hingga saat ini tercatat lebih dari 5.000 orang guru dan lansia di Kabupaten OKU telah mendapat dosis vaksin tahap pertama dari target 26 ribu yang akan divaksin," ungkapnya.
Dinas Kesehatan OKU juga akan mempercepat proses vaksinasi untuk guru dan lansia dengan mengoptimalkan tugas dan fungsi faksinator di 18 puskesmas dan tiga rumah sakit yang menjadi tempat pelayanan vaksin.
Pihaknya juga melibatkan lintas sektor, seperti TNI dan Polri melalui babinsa dan bhabinkamtibmas untuk membantu mengajak lansia di wilayah tugas masing-masing agar datang ke tempat pelayanan vaksinasi.
"Mudah-mudahan pada akhir Mei 2021 nanti semua guru dan lansia di OKU sudah divaksin," katanya.
Terkait dengan persediaan vaksin, Andi mengaku pada awal Ramadhan lalu pihaknya mendapat tambahan sebanyak 1.250 vial atau sekitar 12.500 dosis vaksin untuk lansia.
"Jumlah tersebut masih banyak kurang. Namun, kami akan mengusulkan penambahan lagi sesuai kebutuhan," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel hadirkan kredit serbaguna sertifikasi tingkatkan kesejahteraan guru
15 April 2026 15:05 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan Kredit Serbaguna bagi guru penerima sertifikasi
11 February 2026 16:30 WIB
Berikan kado akhir tahun, Pemkot Palembang cairkan tunjangan profesi guru dan THR Rp47 miliar
31 December 2025 22:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB