Tiga daerah di Provinsi Lampung beralih ke zona merah
Rabu, 23 Desember 2020 17:00 WIB
Peta sebaran zona risiko penyebaran COVID-19 di Provinsi Lampung. Bandarlampung, Rabu (23/12/2020). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Bandarlampung (ANTARA) - Tiga daerah di Provinsi Lampung mengalami perubahan zona risiko persebaran COVID-19 dari zona oranye menjadi zona merah.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Rabu mengatakan perubahan zona risiko tersebut terjadi di tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yakni di Kota Bandarlampung, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah.
Menanggapi adanya perubahan zona risiko di tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Wakil Gubernur Lampung meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan untuk tetap berada di rumah sepanjang libur akhir tahun.
"Angka kasus COVID-19 masih tinggi sekali, grafik masih meningkat, sehingga diminta untuk masyarakat liburan akhir tahun di rumah saja," kata Chusnunia Chalim.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung di Provinsi Lampung ada 3 daerah dengan zona risiko berwarna merah atau diartikan persebaran COVID-19 tidak terkendali, dan 12 daerah berzona oranye.
Terinci ketiga daerah tersebut memiliki jumlah kumulatif kasus COVID-19, Kota Bandarlampung ada 2.520 kasus positif, 179 kasus kematian, selesai isolasi 1.618 kasus, Kota Metro ada 222 kasus positif, 8 kasus kematian, dan 165 kasus sembuh.
Selanjutnya Kabupaten Lampung Tengah ada total ada 801 kasus positif, 27 kasus kematian, dan 648 kasus sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Rabu mengatakan perubahan zona risiko tersebut terjadi di tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yakni di Kota Bandarlampung, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah.
Menanggapi adanya perubahan zona risiko di tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung, Wakil Gubernur Lampung meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan untuk tetap berada di rumah sepanjang libur akhir tahun.
"Angka kasus COVID-19 masih tinggi sekali, grafik masih meningkat, sehingga diminta untuk masyarakat liburan akhir tahun di rumah saja," kata Chusnunia Chalim.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung di Provinsi Lampung ada 3 daerah dengan zona risiko berwarna merah atau diartikan persebaran COVID-19 tidak terkendali, dan 12 daerah berzona oranye.
Terinci ketiga daerah tersebut memiliki jumlah kumulatif kasus COVID-19, Kota Bandarlampung ada 2.520 kasus positif, 179 kasus kematian, selesai isolasi 1.618 kasus, Kota Metro ada 222 kasus positif, 8 kasus kematian, dan 165 kasus sembuh.
Selanjutnya Kabupaten Lampung Tengah ada total ada 801 kasus positif, 27 kasus kematian, dan 648 kasus sembuh.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB
Lampung dan Banten jadi calon tunggal tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional 2032
06 April 2026 14:44 WIB
Kendaraan pribadi dominasi trafik arus balik Lebaran 2026 di GT Kramasan Palembang
28 March 2026 18:35 WIB
Exit Tol Keramasan dijaga ketat, Polres Ogan Ilir siap tindak premanisme dan pungli
12 March 2026 19:27 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB