Warga temukan arca manusia di Kabupaten Lahat
Minggu, 13 Desember 2020 19:28 WIB
Paranomic of Lahat dan Disdikbud Lahat saat meninjau temuan arca manusia di Desa Rindu Hati Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, Sabtu (28/11) (ANTARA/HO/20)
Palembang (ANTARA) - Temuan arca manusia dalam kondisi utuh di bekas kebun kopi di Desa Rindu Hati Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menghebohkan warga daerah itu dan sekitarnya.
"Arca manusia itu kami tinjau pekan lalu bersama Disdikbud Lahat, kondisinya utuh dari kepala hingga pinggang," kata Ketua Komunitas Pemerhati Wisata Paranomic of Lahat Mario dihubungi dari Palembang, Minggu.
Kini lokasi itu telah didata menjadi situs megalit ke-53 di wilayah tersebut.
Arca memiliki tinggi 70 centimeter dengan bagian kepala seperti memakai topi dan bagian lengan terlihat garis baju lengan pendek, posisi badan arca sendiri menghadap ke barat dengan kepala menoleh ke kiri.
Ia menduga arca tersebut termasuk ras negroit yang secara umum bentuknya sama seperti arca-arca yang lebih dulu ditemukan di Lahat dan Pagaralam.
Lokasi penemuan arca berada di semak belukar bekas kebun kopi sekitar 100 meter dari Sungai Selangis. Warga setempat menyebut lokasi itu merupakan kampung yang sudah ditinggal para penduduknya sejak puluhan tahun lalu.
Ia menerima informasi adanya arca itu dari warga bernama Suharsono, berdasarkan penelusurannya lokasi arca manusia tersebut masih berdekatan dengan situs megalit lain di Desa Sumber Karya berupa dua arca manusia, dua batu datar dan dua tetralit.
"Arca manusia ini temuan pertama selama 2020, sudah kami laporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi untuk ditindaklanjuti terkait pembebasan lahan dan penunjukan juru pelihara situs," ujarnya.
Mario menyebut temuan arca manusia itu semakin memperkaya koleksi situs kebudayaan megalitikum di Kabupaten Lahat yang jumlahnya sudah mencapai 1.000 lebih, yakni terdiri dari arca, lumpang batu, lesung batu, kuburan batu, hingga bilik batu.
"Arca manusia itu kami tinjau pekan lalu bersama Disdikbud Lahat, kondisinya utuh dari kepala hingga pinggang," kata Ketua Komunitas Pemerhati Wisata Paranomic of Lahat Mario dihubungi dari Palembang, Minggu.
Kini lokasi itu telah didata menjadi situs megalit ke-53 di wilayah tersebut.
Arca memiliki tinggi 70 centimeter dengan bagian kepala seperti memakai topi dan bagian lengan terlihat garis baju lengan pendek, posisi badan arca sendiri menghadap ke barat dengan kepala menoleh ke kiri.
Ia menduga arca tersebut termasuk ras negroit yang secara umum bentuknya sama seperti arca-arca yang lebih dulu ditemukan di Lahat dan Pagaralam.
Lokasi penemuan arca berada di semak belukar bekas kebun kopi sekitar 100 meter dari Sungai Selangis. Warga setempat menyebut lokasi itu merupakan kampung yang sudah ditinggal para penduduknya sejak puluhan tahun lalu.
Ia menerima informasi adanya arca itu dari warga bernama Suharsono, berdasarkan penelusurannya lokasi arca manusia tersebut masih berdekatan dengan situs megalit lain di Desa Sumber Karya berupa dua arca manusia, dua batu datar dan dua tetralit.
"Arca manusia ini temuan pertama selama 2020, sudah kami laporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi untuk ditindaklanjuti terkait pembebasan lahan dan penunjukan juru pelihara situs," ujarnya.
Mario menyebut temuan arca manusia itu semakin memperkaya koleksi situs kebudayaan megalitikum di Kabupaten Lahat yang jumlahnya sudah mencapai 1.000 lebih, yakni terdiri dari arca, lumpang batu, lesung batu, kuburan batu, hingga bilik batu.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indeks pembangunan manusia Sumatera Selatan meningkat jadi 74,76 persen tahun 2025
05 December 2025 8:06 WIB
Pemprov Sumsel manfaatkan penyuluh kesehatan gencarkan edukasi cegah stunting
23 November 2025 6:25 WIB
Lima gajah liar masuk permukiman warga di Kabupaten OKU Selatan, BKSDA cari solusi bersama
24 October 2025 17:38 WIB
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB