Shell maksimalkan pemasaran daring antsipasi penularan COVID-19
Sabtu, 14 November 2020 16:35 WIB
Ilustrasi. ANTARA/HO
Palembang (ANTARA) - Produsen minyak pelumas Shell berupaya memaksimalkan pemasaran produknya secara daring kepada pengelola bengkel dan mekanik untuk mengantisipasi penularan COVID-19.
Vice President External Relations Shell Indonesia, Rhea Sianipar di Palembang, Sabtu, menjelaskan bahwa di masa pandemi COVID-19 sekarang ini berbisnis secara daring atau melalui aplikasi gawai menjadi pilihan yang tepat karena dapat meminimalkan kontak langsung (contactless).
Untuk memaksimalkan pemasaran secara daring di wilayah Sumatera Selatan dan provinsi lainnya, pihaknya mengembangkan aplikasi program loyalitas manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management-CRM) berbasis aplikasi yang diberi nama 'SHARE (Shell Advantage Rewards)' untuk para bengkel mitra dan mekanik.
Melalui aplikasi "SHARE" pihaknya mengajak pengelola bengkel bertransformasi dan beradaptasi dengan cara baru dalam berbisnis untuk meningkatkan performa bisnis.
Hingga November 2020 ini terdapat 30.000 bengkel di seluruh Indonesia telah bergabung dengan program 'SHARE'.
Melalui program tersebut, pengelola bengkel mitra dapat mengakses informasi seputar produk, layanan, program promosi yang sedang berlangsung hingga berkesempatan mendapatkan beragam hadiah menarik (reward).
Dia menjelaskan, pandemi virus Corona telah mempengaruhi hampir semua industri dan bisnis dari berbagai sektor, serta merubah perilaku masyarakat.
Kondisi tersebut harus dihadapi dengan tetap optimistis dan kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan keadaan, katanya.
Sementara 'SHARE Marketing Manager Shell Lubricants Indonesia' Anggun Gitasmitha menambahkan untuk mendukung bengkel mitra dan mekanik menghadapi situasi tersebut pihaknya meningkatkan layanan aplikasi 'SHARE' agar lebih mudah, menarik dan dinamis.
Pada tahun 2020 ini, aplikasi SHARE tampil dengan wajah baru yang lebih mudah digunakan dengan fitur-fitur yang ditingkatkan dan pelayanan pelanggan yang lebih responsif.
Melalui pemasaran secara daring tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang sejak Maret 2020 hingga kini kasusnya masih cukup tinggi," ujarnya.
Sebelumnya Gubernur Sumsel, Herman Deru mengajak semua pelaku usaha untuk menyesuaikan diri dengan kondisi normal baru sehingga kegiatan usaha tetap berjalan dengan baik dan wabah virus Corona dapat dikendalikan dan diputus mata rantai penyebarannya.
Dalam melakukan berbagai kegiatan termasuk bisnis dalam kondisi normal baru diminta semua pihak dan lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi mematuhi protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik, kata gubernur.
Vice President External Relations Shell Indonesia, Rhea Sianipar di Palembang, Sabtu, menjelaskan bahwa di masa pandemi COVID-19 sekarang ini berbisnis secara daring atau melalui aplikasi gawai menjadi pilihan yang tepat karena dapat meminimalkan kontak langsung (contactless).
Untuk memaksimalkan pemasaran secara daring di wilayah Sumatera Selatan dan provinsi lainnya, pihaknya mengembangkan aplikasi program loyalitas manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management-CRM) berbasis aplikasi yang diberi nama 'SHARE (Shell Advantage Rewards)' untuk para bengkel mitra dan mekanik.
Melalui aplikasi "SHARE" pihaknya mengajak pengelola bengkel bertransformasi dan beradaptasi dengan cara baru dalam berbisnis untuk meningkatkan performa bisnis.
Hingga November 2020 ini terdapat 30.000 bengkel di seluruh Indonesia telah bergabung dengan program 'SHARE'.
Melalui program tersebut, pengelola bengkel mitra dapat mengakses informasi seputar produk, layanan, program promosi yang sedang berlangsung hingga berkesempatan mendapatkan beragam hadiah menarik (reward).
Dia menjelaskan, pandemi virus Corona telah mempengaruhi hampir semua industri dan bisnis dari berbagai sektor, serta merubah perilaku masyarakat.
Kondisi tersebut harus dihadapi dengan tetap optimistis dan kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan keadaan, katanya.
Sementara 'SHARE Marketing Manager Shell Lubricants Indonesia' Anggun Gitasmitha menambahkan untuk mendukung bengkel mitra dan mekanik menghadapi situasi tersebut pihaknya meningkatkan layanan aplikasi 'SHARE' agar lebih mudah, menarik dan dinamis.
Pada tahun 2020 ini, aplikasi SHARE tampil dengan wajah baru yang lebih mudah digunakan dengan fitur-fitur yang ditingkatkan dan pelayanan pelanggan yang lebih responsif.
Melalui pemasaran secara daring tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang sejak Maret 2020 hingga kini kasusnya masih cukup tinggi," ujarnya.
Sebelumnya Gubernur Sumsel, Herman Deru mengajak semua pelaku usaha untuk menyesuaikan diri dengan kondisi normal baru sehingga kegiatan usaha tetap berjalan dengan baik dan wabah virus Corona dapat dikendalikan dan diputus mata rantai penyebarannya.
Dalam melakukan berbagai kegiatan termasuk bisnis dalam kondisi normal baru diminta semua pihak dan lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi mematuhi protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik, kata gubernur.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina EP Ramba Sumsel jalin sinergi dengan Kejaksaan dan SKK perkuat perlindungan aset negara
28 January 2026 20:57 WIB
Libya pecahkan rekor produksi minyak dalam 12 tahun terakhir, naik 1,37 juta barel per hari
25 January 2026 16:54 WIB
PEP Adera Field catat rekor produksi minyak 5.214 BOPD, tertinggi sejak 1983
21 January 2026 6:26 WIB
Produksi minyak Pertamina EP naik sepanjang 2025, tembus 27.643 barel per hari
13 January 2026 18:07 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB