Puluhan kolektor benda bersejarah Sumsel pameran bersama
Selasa, 10 November 2020 18:34 WIB
Gubernur Sumsel, Herman Deru membuka pameran bersama warisan budaya dan sejarah. (ANTARA/Yudi Abdullah/20)
Palembang (ANTARA) - Sebanyak 28 kolektor benda bersejarah dan warisan budaya serta sejumlah pengelola museum di Sumatera Selatan melakukan pameran bersama di Museum Balaputra Dewa Palembang yang dijadwalkan berlangsung 10-19 November 2020.
Pameran bersama dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan 2020 itu dibuka Gubernur Sumsel, Herman Deru ditandai dengan mengunjungi sejumlah ruang pamer di Museum Balaputra Dewa Palembang, Selasa
Dalam pameran itu, Gubernur Herman Deru melihat benda bersejarah peninggalan tokoh pejuang Sumatera Selatan seperti koleksi Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purna) dr A.K.Gani, benda pusaka seperti keris, pedang, dan uang koin masa penjajahan kolonial Belanda, serta warisan budaya zaman Kesultanan Palembang dan Kerajaan Sriwijaya.
Gubernur Sumsel pada kesempatan itu mengapresiasi jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta komunitas kolektor benda pusaka dan bersejarah di provinsi ini yang bersinergi melakukan kegiatan pameran bersama di Museum Balaputra Dewa.
"Ayo kita pelihara benda bersejarah dan warisan budaya, tanamkan kepada masyarakat untuk mencintai dan mempelajarinya, karena tidak ada masa kini tanpa masa lalu," ujar Gubernur.
Kepala Museum Balaputra Dewa Palembang, Chandra Ampriyadi mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan perhatian masyarakat dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya.
Dengan upaya tersebut diharapkan benda pusaka bersejarah dan warisan budaya bisa bertahan sepanjang masa.
Melalui pameran museum bersama itu diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat mengunjungi museum yang menyimpan benda peninggalan dan "sejuta" cerita para pejuang masa kemerdekaan, Kesultanan Palembang, Kerajaan Sriwijaya, ujar Chandra.
Pameran bersama dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan 2020 itu dibuka Gubernur Sumsel, Herman Deru ditandai dengan mengunjungi sejumlah ruang pamer di Museum Balaputra Dewa Palembang, Selasa
Dalam pameran itu, Gubernur Herman Deru melihat benda bersejarah peninggalan tokoh pejuang Sumatera Selatan seperti koleksi Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purna) dr A.K.Gani, benda pusaka seperti keris, pedang, dan uang koin masa penjajahan kolonial Belanda, serta warisan budaya zaman Kesultanan Palembang dan Kerajaan Sriwijaya.
Gubernur Sumsel pada kesempatan itu mengapresiasi jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta komunitas kolektor benda pusaka dan bersejarah di provinsi ini yang bersinergi melakukan kegiatan pameran bersama di Museum Balaputra Dewa.
"Ayo kita pelihara benda bersejarah dan warisan budaya, tanamkan kepada masyarakat untuk mencintai dan mempelajarinya, karena tidak ada masa kini tanpa masa lalu," ujar Gubernur.
Kepala Museum Balaputra Dewa Palembang, Chandra Ampriyadi mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan perhatian masyarakat dalam melestarikan warisan sejarah dan budaya.
Dengan upaya tersebut diharapkan benda pusaka bersejarah dan warisan budaya bisa bertahan sepanjang masa.
Melalui pameran museum bersama itu diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat mengunjungi museum yang menyimpan benda peninggalan dan "sejuta" cerita para pejuang masa kemerdekaan, Kesultanan Palembang, Kerajaan Sriwijaya, ujar Chandra.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menbud Fadli Zon buka Pameran Perangko 80 Pahlawan di Museum SMB Palembang
20 October 2025 14:23 WIB
Asosiasi pengusaha kue Sumsel santuni 50 anak yatim di Museum Bayt Al-Quran akbar
13 September 2025 9:39 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
PLTU Banjarsari-FPTI Lahat kembangkan wisata 'waterfall rappelling' di Curug Perigi
24 April 2026 11:40 WIB
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB
Kunjungan wisatawan Pantai Parangtritis tembus 50 ribu orang selama libur Lebaran
24 March 2026 20:12 WIB