Bupati OKU minta Ulama sukseskan Pilkada 2020
Rabu, 7 Oktober 2020 16:50 WIB
Pjs Bupati OKU, Muhammad Zaki Aslam saat menerima audiensi pengurus NU di pendopo rumah kabupaten setempat di Baturaja, Rabu. (ANTARA/HO/20)
Baturaja (ANTARA) - Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Muhammad Zaki Aslam meminta kepada seluruh ulama pengurus NU di wilayah setempat untuk ikut membantu menyukseskan Pilkada 2020 agar berjalan aman dan damai.
"Sebab, untuk menyukseskan pilkada diperlukan dukungan dan sinergritas seluruh pihak terkait, termasuk para Ulama," kata Muhammad Zaki Aslam saat menerima audiensi pengurus NU di pendopo rumah kabupaten setempat di Baturaja, Rabu.
Menurut dia, ulama sebagai panutan masyarakat yang berperan penting dan harus mampu mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pilkada serentak 2020 agar berjalan aman dan damai.
Sebab, kata dia, dalam konteks pelaksanaan pilkada tidak menutup kemungkinan terjadinya konflik sosial sehingga peran para Ulama ini sangat dibutuhkan untuk mendinginkan suasana.
"Peran ulama tentu harus bisa mendinginkan suasana agar konflik yang terjadi bisa dihindari dan membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk selalu menjaga sikap, perkataan dan etika agar tidak terjadi kericuhan menjelang Pilkada 9 Desember 2020.
"Masyarakat juga jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu keributan dalam proses Pilkada nanti," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) OKU, M Bahori menegaskan pihaknya siap membantu menyosialisasikan pilkada aman dan damai kepada seluruh masyarakat di wilayah itu.
"Kami para ulama siap berperan aktif membantu pemerintah. Dan ini sudah kita lakukan sejak jauh hari," tegasnya.
"Sebab, untuk menyukseskan pilkada diperlukan dukungan dan sinergritas seluruh pihak terkait, termasuk para Ulama," kata Muhammad Zaki Aslam saat menerima audiensi pengurus NU di pendopo rumah kabupaten setempat di Baturaja, Rabu.
Menurut dia, ulama sebagai panutan masyarakat yang berperan penting dan harus mampu mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pilkada serentak 2020 agar berjalan aman dan damai.
Sebab, kata dia, dalam konteks pelaksanaan pilkada tidak menutup kemungkinan terjadinya konflik sosial sehingga peran para Ulama ini sangat dibutuhkan untuk mendinginkan suasana.
"Peran ulama tentu harus bisa mendinginkan suasana agar konflik yang terjadi bisa dihindari dan membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk selalu menjaga sikap, perkataan dan etika agar tidak terjadi kericuhan menjelang Pilkada 9 Desember 2020.
"Masyarakat juga jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu keributan dalam proses Pilkada nanti," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) OKU, M Bahori menegaskan pihaknya siap membantu menyosialisasikan pilkada aman dan damai kepada seluruh masyarakat di wilayah itu.
"Kami para ulama siap berperan aktif membantu pemerintah. Dan ini sudah kita lakukan sejak jauh hari," tegasnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lima daerah di Sumsel tetapkan status siaga bencana banjir dan longsor, warga diminta waspada
12 December 2025 6:57 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB