Bupati Musi Banyuasin minta BSB prioritaskan UMKM
Kamis, 24 September 2020 22:16 WIB
Bupati Muba Dodi Reza Alex menerima kunjungan jajaran direksi Bank Sumsel Babel. (ANTARA/HO/20)
Sekayu (ANTARA) - Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex meminta Bank Pembangunan Daerah Bank Sumsel Babel untuk memprioritaskan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah untuk menyalurkan pinjaman modal rendah bunga karena ekonomi masyarakat terpuruk selama pandemi COVID-19.
Dodi di Sekayu, Kamis, mengatakan, keberpihakan kepada sektor UMKM ini dibutuhkan oleh kalangan perbankan karena selama pandemi banyak yang terpaksa gulung tikar.
“Pemkab Muba sebagai pemegang saham terbesar kedua di BSB, mengharapkan Bank Pembangunan Daerah ini memiliki perhatian lebih ke sektor UMKM,” kata Dodi saat menerima kunjungan Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin beserta jajaran direksi.
Ia mengatakan BSB yang juga bakal menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional diharapkan berkerja optimal demi kembali bergeliatnya perekonomian masyarakat.
“Pemkab sendiri sangat konsen dengan UMKM ini, kami bukan hanya menyalurkan bantuan modal tunai, tapi juga alat kerja agar mereka tetap bertahan,” kata Dodi.
Ia mengatakan belum lama ini pemkab telah menyalurkan bantuan berupa 100 unit gerobak kuliner, 50 unit becak motor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera untuk pedagang pasar.
Selain itu, pemkab juga menyalurkan bantuan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakni sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000.
Melalui progrm bantuan tersebut, Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19.
"Upaya-upaya akan terus kami gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba. Kami menargetkan sebanyak 5.000 UMKM lagi yang bakal terima bantuan tunai langsung dari presiden,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengaakan di tengah pandemi ini, BSB bukan hanya gencar menyalurkan bantuan modal tapi juga turut mendampingi dan membina Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Bahkan kami juga membantu pemasaran dari produk mereka (UMKM),” kata dia.
Ia mengatakan saat ini BSB sedang bersiap menjadi bank penyalur dana PEN dair pemerintah.
“Diperkirakan dalam waktu dekat, Bank Sumsel Babel (BSB) akan ditunjuk sebagai bank penyalur dana Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN). Saat ini, semua persyaratan masuk tahap verifikasi,” kata dia.
Dodi di Sekayu, Kamis, mengatakan, keberpihakan kepada sektor UMKM ini dibutuhkan oleh kalangan perbankan karena selama pandemi banyak yang terpaksa gulung tikar.
“Pemkab Muba sebagai pemegang saham terbesar kedua di BSB, mengharapkan Bank Pembangunan Daerah ini memiliki perhatian lebih ke sektor UMKM,” kata Dodi saat menerima kunjungan Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin beserta jajaran direksi.
Ia mengatakan BSB yang juga bakal menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional diharapkan berkerja optimal demi kembali bergeliatnya perekonomian masyarakat.
“Pemkab sendiri sangat konsen dengan UMKM ini, kami bukan hanya menyalurkan bantuan modal tunai, tapi juga alat kerja agar mereka tetap bertahan,” kata Dodi.
Ia mengatakan belum lama ini pemkab telah menyalurkan bantuan berupa 100 unit gerobak kuliner, 50 unit becak motor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera untuk pedagang pasar.
Selain itu, pemkab juga menyalurkan bantuan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakni sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000.
Melalui progrm bantuan tersebut, Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19.
"Upaya-upaya akan terus kami gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba. Kami menargetkan sebanyak 5.000 UMKM lagi yang bakal terima bantuan tunai langsung dari presiden,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengaakan di tengah pandemi ini, BSB bukan hanya gencar menyalurkan bantuan modal tapi juga turut mendampingi dan membina Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Bahkan kami juga membantu pemasaran dari produk mereka (UMKM),” kata dia.
Ia mengatakan saat ini BSB sedang bersiap menjadi bank penyalur dana PEN dair pemerintah.
“Diperkirakan dalam waktu dekat, Bank Sumsel Babel (BSB) akan ditunjuk sebagai bank penyalur dana Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN). Saat ini, semua persyaratan masuk tahap verifikasi,” kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK periksa mantan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di Mako Brimob Sumsel
17 September 2025 15:16 WIB
Indonesia Open 2025: Sabar/Reza kini jadi tumpuan tuan rumah, lolos ke final ganda putra
08 June 2025 9:31 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB