Google hapus ekstensi Chrome berbayar
Rabu, 23 September 2020 12:49 WIB
Dokumentasi - Seorang penjaga keamanan berjalan melewati logo Google di Shanghai, Cina, Kamis (21/4/2016). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.
Jakarta (ANTARA) - Google akan menutup ekstensi berbayar untuk peramban Chrome, yang dijual di Chrome Web Store.
Laman The Verge menuliskan, pengembang tidak bisa lagi membuat ekstensi berbayar merujuk pada kebijakan Google pada Maret lalu.
Google pada Januari lalu menangguhkan sejumlah ekstensi berbayar karena melihat ada kenaikan transaksi penipuan yang bertujuan mengeksploitasi pengguna.
Baca juga: Kemenag gandeng Google luncurkan program transformasi pendidikan
Dalam beberapa bulan ke depan, raksasa teknologi itu akan mengeluarkan fungsi lainnya sehingga pada 1 Februari 2021, ekstensi yang masih ada tidak bisa lagi menarik bayaran menggunakan sistem pembayaran Chrome Web Store.
Google pada April lalu memperbarui sejumlah kebijakan mereka untuk mengurangi ekstensi yang bersifat spam.
Mereka melarang beberapa ekstensi yang memiliki fungsi sama, melarang pengembang memanipulasi ulasan agar mereka mendapat tempat yang lebih bagus untuk ekstensi dan juga melarang ekstensi menyalahgunakan notifikasi.
Baca juga: Google Doodle kenang artis Benyamin Sueb
Baca juga: Gmail bisa disetel jadi email "default" di iOS 14, begini caranya
Laman The Verge menuliskan, pengembang tidak bisa lagi membuat ekstensi berbayar merujuk pada kebijakan Google pada Maret lalu.
Google pada Januari lalu menangguhkan sejumlah ekstensi berbayar karena melihat ada kenaikan transaksi penipuan yang bertujuan mengeksploitasi pengguna.
Baca juga: Kemenag gandeng Google luncurkan program transformasi pendidikan
Dalam beberapa bulan ke depan, raksasa teknologi itu akan mengeluarkan fungsi lainnya sehingga pada 1 Februari 2021, ekstensi yang masih ada tidak bisa lagi menarik bayaran menggunakan sistem pembayaran Chrome Web Store.
Google pada April lalu memperbarui sejumlah kebijakan mereka untuk mengurangi ekstensi yang bersifat spam.
Mereka melarang beberapa ekstensi yang memiliki fungsi sama, melarang pengembang memanipulasi ulasan agar mereka mendapat tempat yang lebih bagus untuk ekstensi dan juga melarang ekstensi menyalahgunakan notifikasi.
Baca juga: Google Doodle kenang artis Benyamin Sueb
Baca juga: Gmail bisa disetel jadi email "default" di iOS 14, begini caranya
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Google Cloud luncurkan Gemini Enterprise Agent Platform, dorong era AI mandiri
23 April 2026 6:47 WIB
Menkomdigi tunggu respons TikTok, Roblox, dan Google terkait PP Tunas hingga Selasa
13 April 2026 19:50 WIB
26 sekolah di Kabupaten OKU Timur terpilih jadi kandidat Sekolah Rujukan Google
18 November 2025 10:42 WIB
Nadiem segera naik status ke penyidikan, KPK masih kumpulkan bukti terkait korupsi Google Cloud
07 August 2025 6:56 WIB, 2025
KPK pastikan minta keterangan Nadiem terkait penyelidikan Google Cloud
01 August 2025 16:36 WIB, 2025
Google Cloud soroti kemajuan pelanggan di Asia Tenggara pada Next 2025
11 April 2025 14:25 WIB, 2025
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Pusri pastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi aman hadapi musim kemarau
24 August 2026 12:28 WIB