Warga Nirvana Residence resah dengan kejadian peluru nyasar
Minggu, 13 September 2020 12:57 WIB
Tangkapan layar dari perbincangan warga di Perumahan Nirvana Residence, Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat, terkait temuan peluru yang diduga nyasar dari lapangan latihan menembak Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2020). (ANTARA/HO-@info_jakartatimur).
Jakarta (ANTARA) - Warga di Perumahan Nirvana Residence, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, resah dengan temuan sejumlah butir peluru yang diduga nyasar ke lingkungan tempat tinggal mereka.
Informasi terkait kejadian itu diunggah melalui akun media sosial Instagram @info_jakartatimur pada Sabtu sore.
"Dua hari berturut-turut kompleks kami kena peluru nyasar dari latihan atau turnamen di Halim belakang," ujar salah satu warga.
Dalam video berdurasi sekitar tujuh detik itu tampak dua warga yang sedang berbincang membahas ukuran dua butir peluru yang ada di telapak tangan mereka.
"Lumayan bu, yang punya ibu malah lebih gede lagi (ukuran peluru)
Dalam penjelasan yang disisipkan pada unggahan video menyebutkan bahwa Perumahan Nirvana Residence berlokasi sangat dekat dengan tempat latihan menembak.
"Jadi sehari-hari pasti kedengaran kalau mereka latihan. Dan selama hampir tujuh tahun tinggal di sini, baru kali ini ada peluru nyasar dua hari berturut-turut ke rumah warga," katanya.
Warganet juga menyebut bahwa perwakilan dari salah satu instansi Lanud Halim telah datang ke lokasi kejadian untuk mengecek situasi.
"Tapi buktinya sampai hari ini masih ada juga peluru nyasar ke perumahan kami. Mau keluar teras aja takut, gimana kalau ada lagi dan kena kami," ujarnya.
Kepala Penerangan (Kapen) Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, M Rizwar, yang dikonfirmasi ANTARA mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari pihak manapun perihal kejadian itu.
"Nanti coba kami cari informasinya ya. Lokasi di Lanud ini kan cukup luas. Kita belum tahu kronologi pastinya seperti apa," katanya.
Rizwar mengatakan fasilitas lapangan tembak yang dikelola Lanud Halim salah satunya berada di Wing 1 Paskhas Angkatan Udara di Komplek Dirgantara III, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Tapi kan lokasinya agak jauh juga dari Jatiwaringin," katanya.
Selain itu, pada akhir pekan Rizwar memastikan tidak ada aktivitas pelatihan menembak di lokasi tersebut.
"Kalau kejadiannya hari ini, hari libur seperti ini tidak ada kegiatan di Lanud Halim, termasuk latihan tembak," katanya.
Rizwar menyarankan agar warga dapat melaporkan langsung kejadian itu kepada otoritas Lanud Halim untuk ditindaklanjuti.
"Kalau ada kejadian silakan warga bersangkutan melapor pada kami untuk ditindaklanjuti," katanya.
Informasi terkait kejadian itu diunggah melalui akun media sosial Instagram @info_jakartatimur pada Sabtu sore.
"Dua hari berturut-turut kompleks kami kena peluru nyasar dari latihan atau turnamen di Halim belakang," ujar salah satu warga.
Dalam video berdurasi sekitar tujuh detik itu tampak dua warga yang sedang berbincang membahas ukuran dua butir peluru yang ada di telapak tangan mereka.
"Lumayan bu, yang punya ibu malah lebih gede lagi (ukuran peluru)
Dalam penjelasan yang disisipkan pada unggahan video menyebutkan bahwa Perumahan Nirvana Residence berlokasi sangat dekat dengan tempat latihan menembak.
"Jadi sehari-hari pasti kedengaran kalau mereka latihan. Dan selama hampir tujuh tahun tinggal di sini, baru kali ini ada peluru nyasar dua hari berturut-turut ke rumah warga," katanya.
Warganet juga menyebut bahwa perwakilan dari salah satu instansi Lanud Halim telah datang ke lokasi kejadian untuk mengecek situasi.
"Tapi buktinya sampai hari ini masih ada juga peluru nyasar ke perumahan kami. Mau keluar teras aja takut, gimana kalau ada lagi dan kena kami," ujarnya.
Kepala Penerangan (Kapen) Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, M Rizwar, yang dikonfirmasi ANTARA mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari pihak manapun perihal kejadian itu.
"Nanti coba kami cari informasinya ya. Lokasi di Lanud ini kan cukup luas. Kita belum tahu kronologi pastinya seperti apa," katanya.
Rizwar mengatakan fasilitas lapangan tembak yang dikelola Lanud Halim salah satunya berada di Wing 1 Paskhas Angkatan Udara di Komplek Dirgantara III, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Tapi kan lokasinya agak jauh juga dari Jatiwaringin," katanya.
Selain itu, pada akhir pekan Rizwar memastikan tidak ada aktivitas pelatihan menembak di lokasi tersebut.
"Kalau kejadiannya hari ini, hari libur seperti ini tidak ada kegiatan di Lanud Halim, termasuk latihan tembak," katanya.
Rizwar menyarankan agar warga dapat melaporkan langsung kejadian itu kepada otoritas Lanud Halim untuk ditindaklanjuti.
"Kalau ada kejadian silakan warga bersangkutan melapor pada kami untuk ditindaklanjuti," katanya.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peluru artileri jarak jauh Kamboja yang ditembakkan ke Thailand nyasar ke Laos
27 July 2025 7:40 WIB
Gegara peluru nyasar, niat baik untuk keponakan berubah petaka buat paman
07 July 2024 21:25 WIB, 2024
Seorang warga Bengkulu tewas terkena peluru nyasar saat polisi mengejar bandar narkoba
06 May 2020 14:28 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Operasi serentak di Jakarta Timur jaring 7,63 kuintal ikan sapu-sapu dari Sungai Ciliwung
21 jam lalu
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Gunung Semeru erupsi lima kali pada Kamis pagi dengan tinggi letusan 1.200 meter
16 April 2026 9:00 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta pada Rabu 15 April 2026: Diguyur hujan ringan sore hari
15 April 2026 9:03 WIB
BMKG ingatkan potensi hujan di pegunungan Sumut, waspadai longsor di titik rawan
11 April 2026 19:54 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta 7 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan hingga sedang mulai sore
07 April 2026 6:58 WIB
Ratusan rumah di Kota Bengkulu terendam banjir, ketinggian air capai satu meter
06 April 2026 15:05 WIB