Segara hidupkan lagu "Hati Selembut Salju" milik Jamal Mirdad
Minggu, 6 September 2020 15:27 WIB
Segara (HO/Musica Studios)
Jakarta (ANTARA) - Lagu "Hati Selembut Salju" yang dipopulerkan oleh Jamal Mirdad pada 1981 kini dihidupkan lagi oleh Segara Banyu Bening, putra musisi Ebiet G. Ade, dalam nuansa berbeda.
Populernya lagu tersebut bisa dilihat dari jumlah penjualan kaset saat itu yang mencapai angka hingga dua juta kopi.
"Sebelumnya lagu ini merupakan sebuah karya terbaik dari Harry Toos. Butuh beberapa hari untuk mendalami lirik dan nada dari aransemen sebelumnya. Dengan beberapa perubahan, akhirnya lagu ini menjadi cocok dengan karakter saya dalam bernyanyi," tutur Segara dalam siaran resmi, Minggu.
Setelah itu, dia memperdengarkannya kepada produser Irwan Simanjuntak.
"Kemudian kami melakukan workshop. Lalu Opung (Irwan) mengisi lagu ini dengan seluruh instrumen yang diperlukan, selanjutnya kami aransemen dan mengisi vokalnya."
Menurut Segara, konsep video lagu ini bercerita tentang seseorang yang baru merasa kehilangan saat ditinggalkan.
“Awalnya semua terasa biasa-biasa saja. Aktivitas keseharian berjalan normal. Namun setelah seseorang tersebut hilang, dunia terasa berbeda, semua terasa temaram,” ucap solois yang identik dengan topi ikoniknya ini.
Dia menambahkan, "Hati Selembut Salju" dapat menginspirasi pendengar untuk lebih percaya terhadap makna kesetiaan.
"Dalam kondisi apapun, akan ada seseorang yang selalu menunggu dan menerima kita apa adanya. Bisa saja orang itu adalah kekasih, keluarga, bahkan teman. Maka jangan pernah ragu untuk membuka hati dan jangan biarkan mereka yang setia padamu, menunggu terlalu lama."
"Hati Selembut Salju" dari Segara sudah bisa didengarkan di platform digital sejak 4 September 2020.
Populernya lagu tersebut bisa dilihat dari jumlah penjualan kaset saat itu yang mencapai angka hingga dua juta kopi.
"Sebelumnya lagu ini merupakan sebuah karya terbaik dari Harry Toos. Butuh beberapa hari untuk mendalami lirik dan nada dari aransemen sebelumnya. Dengan beberapa perubahan, akhirnya lagu ini menjadi cocok dengan karakter saya dalam bernyanyi," tutur Segara dalam siaran resmi, Minggu.
Setelah itu, dia memperdengarkannya kepada produser Irwan Simanjuntak.
"Kemudian kami melakukan workshop. Lalu Opung (Irwan) mengisi lagu ini dengan seluruh instrumen yang diperlukan, selanjutnya kami aransemen dan mengisi vokalnya."
Menurut Segara, konsep video lagu ini bercerita tentang seseorang yang baru merasa kehilangan saat ditinggalkan.
“Awalnya semua terasa biasa-biasa saja. Aktivitas keseharian berjalan normal. Namun setelah seseorang tersebut hilang, dunia terasa berbeda, semua terasa temaram,” ucap solois yang identik dengan topi ikoniknya ini.
Dia menambahkan, "Hati Selembut Salju" dapat menginspirasi pendengar untuk lebih percaya terhadap makna kesetiaan.
"Dalam kondisi apapun, akan ada seseorang yang selalu menunggu dan menerima kita apa adanya. Bisa saja orang itu adalah kekasih, keluarga, bahkan teman. Maka jangan pernah ragu untuk membuka hati dan jangan biarkan mereka yang setia padamu, menunggu terlalu lama."
"Hati Selembut Salju" dari Segara sudah bisa didengarkan di platform digital sejak 4 September 2020.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nikola Jokic cetak triple-double ke-29 saat kalahkan 76ers 116-111 di Pepsi Center Colorado
28 March 2023 15:19 WIB, 2023
Turki balas blokir situs berita Arab Saudi dan UAE terkait berita Kashoggi
20 April 2020 10:07 WIB, 2020
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Vina Panduwinata dan Ardhito Pramono pukau penonton di Konser 52 Tahun Erros Djarot
26 April 2026 8:48 WIB
Joko Anwar ungkap makna baju tahanan kuning sebagai simbol harapan di Film Ghost in the Cell
10 April 2026 7:47 WIB