Pusri tembus tiga besar BUMN Millenial Innovation Summit 2020
Rabu, 29 Juli 2020 15:33 WIB
Tim Agri Millennial Pusri masuk tiga besar ajang BUMN Millennial Innovation Summit (MIS) 2020 setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)” (ANTARA/HO/20)
Palembang (ANTARA) - PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) masuk tiga besar dalam ajang BUMN Millennial Innovation Summit (MIS) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.
Para Millennials Pusri yang tergabung dalam Tim Agri Millennial masuk tiga besar setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)”. Presentasi dilakukan secara online melalui zoom meeting pada 24 Juli 2020.
Captain Tim Agri Millennial, Prima Novandino Sharma didampingi dua anggota tim lainnya yaitu Ali Sulas Hidayat dan Rangga Pradigda di Palembang, Rabu, mengatakan penilaian dilakukan dalam sesi panel judgement selama lima menit dihadapan dewan juri yang terdiri atas Prof Rhenald Kasali, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dan CEO Kitabisa.com Alfatih Timur.
“Walaupun dilaksanakan secara online, kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Alhamdulillah, dengan bantuan video pitching berdurasi 10 menit dapat mengantarkan kami lolos ke tahapan selanjutnya,” kata Prima.
Setelah masuk dalam tiga besar ini, Tim Agri Millennial Pusri ini akan tampil pada video pitching untuk presentasi secara langsung ke Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN pada 30 Juli mendatang.
Baca juga: PT Pusri raih sertifikat sistem manajemen antipenyuapan
Baca juga: Pusri mulai operasionalkan pabrik pupuk NPK Fusion II
Acara BUMN MIS 2020 dilaksanakan dengan tujuan untuk memacu kreatifitas para insan Millennials BUMN yang rata-rata peserta BUMN MIS 2020 ini berusia dibawah 37 tahun.
Melalui kegiatan ini, insan Millenial BUMN diharapkan mampu memberikan ide-ide segar yang inovatif yang bukan saja untuk membantu kemajuan pengembangan bisnis dan teknologi perusahaan, melainkan juga memajukan kesejahteraan sosial kemasyarakatan yang berbasis ekonomi pertanian.
Manager Humas sekaligus Plt Manager TKMR Pusri Soerjo Hartono selaku penanggung jawab kegiatan inovasi dan mewakili manajemen Pusri, mengatakan Pusri sangat mendukung karyawan-karyawan untuk terus berinovasi, salah satunya melalui ajang tahunan perusahaan Temu Karya Inovasi.
“Tim Agri Millennial dengan inovasi Pepitra berhasil melaju ke ajang tiga besar, merupakan prestasi yang membanggakan. Karena untuk sampai di tahap ini, mereka sudah menyisihkan ribuan inovasi lainnya,” kata dia.
Prima menambahkan melalui Pepitra diharapkan dapat mempermudah aktivitas petani karena menyediakan ekosistem pertanian yang terintegrasi seperti program tani pintar, akses permodalan, data driven farming dan jaminan hasil panen.
“Penerapan inovasi ini sangat dimungkinkan dikembangkan di Pusri untuk mendukung program pemerintah Indonesia maju 2045, yakni bagaimana peran serta sektor BUMN dalam menjamin ketahanan pangan negeri,” kata dia.
Para Millennials Pusri yang tergabung dalam Tim Agri Millennial masuk tiga besar setelah mengangkat karya inovasi “Pembangunan Ekosistem Pertanian untuk Petani Pintar Sejahtera (Pepitra)”. Presentasi dilakukan secara online melalui zoom meeting pada 24 Juli 2020.
Captain Tim Agri Millennial, Prima Novandino Sharma didampingi dua anggota tim lainnya yaitu Ali Sulas Hidayat dan Rangga Pradigda di Palembang, Rabu, mengatakan penilaian dilakukan dalam sesi panel judgement selama lima menit dihadapan dewan juri yang terdiri atas Prof Rhenald Kasali, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dan CEO Kitabisa.com Alfatih Timur.
“Walaupun dilaksanakan secara online, kami tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Alhamdulillah, dengan bantuan video pitching berdurasi 10 menit dapat mengantarkan kami lolos ke tahapan selanjutnya,” kata Prima.
Setelah masuk dalam tiga besar ini, Tim Agri Millennial Pusri ini akan tampil pada video pitching untuk presentasi secara langsung ke Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN pada 30 Juli mendatang.
Baca juga: PT Pusri raih sertifikat sistem manajemen antipenyuapan
Baca juga: Pusri mulai operasionalkan pabrik pupuk NPK Fusion II
Acara BUMN MIS 2020 dilaksanakan dengan tujuan untuk memacu kreatifitas para insan Millennials BUMN yang rata-rata peserta BUMN MIS 2020 ini berusia dibawah 37 tahun.
Melalui kegiatan ini, insan Millenial BUMN diharapkan mampu memberikan ide-ide segar yang inovatif yang bukan saja untuk membantu kemajuan pengembangan bisnis dan teknologi perusahaan, melainkan juga memajukan kesejahteraan sosial kemasyarakatan yang berbasis ekonomi pertanian.
Manager Humas sekaligus Plt Manager TKMR Pusri Soerjo Hartono selaku penanggung jawab kegiatan inovasi dan mewakili manajemen Pusri, mengatakan Pusri sangat mendukung karyawan-karyawan untuk terus berinovasi, salah satunya melalui ajang tahunan perusahaan Temu Karya Inovasi.
“Tim Agri Millennial dengan inovasi Pepitra berhasil melaju ke ajang tiga besar, merupakan prestasi yang membanggakan. Karena untuk sampai di tahap ini, mereka sudah menyisihkan ribuan inovasi lainnya,” kata dia.
Prima menambahkan melalui Pepitra diharapkan dapat mempermudah aktivitas petani karena menyediakan ekosistem pertanian yang terintegrasi seperti program tani pintar, akses permodalan, data driven farming dan jaminan hasil panen.
“Penerapan inovasi ini sangat dimungkinkan dikembangkan di Pusri untuk mendukung program pemerintah Indonesia maju 2045, yakni bagaimana peran serta sektor BUMN dalam menjamin ketahanan pangan negeri,” kata dia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan HUT ke-11, PT SBS komitmen wujudkan generasi sehat dan gelar penanaman pohon
03 February 2026 19:51 WIB
Pemprov Sumsel percepat pembangunan flyover perlintasan kereta di Muara Enim
02 February 2026 19:24 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB