Pelaku tabrak lari di BKT menangis saat ditangkap polisi
Minggu, 7 Juni 2020 12:22 WIB
Petugas medis mengevakuasi enam orang korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2020) dini hari. (ANTARA/HO-Laka Lantas Polrestro Jaktim)
Jakarta (ANTARA) - Pelaku tabrak lari dengan korban seorang penumpang motor serta lima lainnya terluka di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Minggu dini hari, menangis saat ditangkap polisi.
"Yang bersangkutan malah nangis melulu saat kita tangkap dan selama proses pemeriksaan petugas," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto di Jakarta, Minggu
Pengendara sedan Hyundai B 1008 KYE berinisial FP (19) ditangkap tidak berselang lama usai kejadian di seberang Bumi Pospera Car Wash Jalan Basuki Rahmat itu.
Beberapa saat setelah terlibat kecelakaan, pria tersebut langsung kabur dengan kendaraannya, namun berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Gak begitu lama, setelah kejadian ditangkap," katanya.
Mobil FP diketahui mengalami penyok di bagian bumper depan dan penutup ruang mesin.
Baca juga: Sebuah mobil ringsek, tabrak pembatas kolam Bundaran HI dini hari
Baca juga: Konvoi, enam penumpang Vespa modifikasi jadi korban tabrak lari di BKT
Hasil pemeriksaan sementara petugas di kantor kepolisian, kata Agus, tidak ada pengaruh narkoba atau minuman keras.
"Yang bersangkutan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)," katanya.
Petugas kepolisian telah menyimpulkan bahwa kejadian tersebut akibat FP kehilangan konsentrasi saat menyetir.
"Bisa karena mengantuk. Yang jelas pengemudi kurang konsentrasi," katanya.
Sebanyak enam penumpang motor Vespa modifikasi menjadi korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Basuki Rahmat, sekitar pukul 02.00 WIB.
Satu di antaranya meninggal dunia karena luka di tempurung kepala serta sisanya didominasi luka bagian kaki.
"Yang bersangkutan malah nangis melulu saat kita tangkap dan selama proses pemeriksaan petugas," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto di Jakarta, Minggu
Pengendara sedan Hyundai B 1008 KYE berinisial FP (19) ditangkap tidak berselang lama usai kejadian di seberang Bumi Pospera Car Wash Jalan Basuki Rahmat itu.
Beberapa saat setelah terlibat kecelakaan, pria tersebut langsung kabur dengan kendaraannya, namun berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Gak begitu lama, setelah kejadian ditangkap," katanya.
Mobil FP diketahui mengalami penyok di bagian bumper depan dan penutup ruang mesin.
Baca juga: Sebuah mobil ringsek, tabrak pembatas kolam Bundaran HI dini hari
Baca juga: Konvoi, enam penumpang Vespa modifikasi jadi korban tabrak lari di BKT
Hasil pemeriksaan sementara petugas di kantor kepolisian, kata Agus, tidak ada pengaruh narkoba atau minuman keras.
"Yang bersangkutan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)," katanya.
Petugas kepolisian telah menyimpulkan bahwa kejadian tersebut akibat FP kehilangan konsentrasi saat menyetir.
"Bisa karena mengantuk. Yang jelas pengemudi kurang konsentrasi," katanya.
Sebanyak enam penumpang motor Vespa modifikasi menjadi korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Basuki Rahmat, sekitar pukul 02.00 WIB.
Satu di antaranya meninggal dunia karena luka di tempurung kepala serta sisanya didominasi luka bagian kaki.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satlantas Polrestabes Palembang edukasi tertib lalu lintas sejak dini
05 February 2025 9:48 WIB, 2025
Bus dan truk terlibat laka lantas di Tol Cipularang, dua orang tewas
26 December 2024 11:11 WIB, 2024
KM92 Tol Purbaleunyi juga lokasi laka lantas yang tewaskan istri Saiful Zamil
11 November 2024 20:25 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB