Kelaparan, kawanan kera mengacak-acak kantor lurah
Rabu, 15 April 2020 14:33 WIB
Barang-barang dan arsip yang berantakan karena diacak-acak oleh kawanan kera di Kantor Lurah Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. (ANTARA/HO Kantor Lurah Pakan Sinayan)
Payakumbuh, (ANTARA) - Kawanan kera yang diduga kelaparan menerobos masuk dan mengacak-acak barang-barang di Kantor Lurah Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Rabu.
Sekitar pukul 10.30 WIB, saat staf kelurahan yang bernama Ayu dan Weni Lauza bekerja, satu kera besar masuk ke kantor lurah diikuti kera-kera yang lebih kecil.
"Awalnya kera-kera itu berkumpul-kumpul saja di halaman dan sekitaran kantor, tapi lama kelamaan semakin ramai. Setelah itu mereka berlarian menerobos masuk ke kantor, jadi kami langsung mengurung diri di ruang arsip dan menutup pintu," kata Ayu.
Menurut Ayu, kera-kera itu mengacak-acak arsip, menjungkirbalikkan perangkat komputer, dan membuka laci-laci meja di kantor lurah. Mereka memakan makanan yang ada di kantor, termasuk sarapan dan kudapan pegawai kelurahan.
"Tidak ada kerusakan berat pada aset kantor, namun kami jadi takut nanti kera itu kembali," kata Ayu.
Barang-barang dan arsip yang berantakan karena diacak-acak oleh kawanan kera di Kantor Lurah Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. (ANTARA/HO Kantor Lurah Pakan Sinayan)
Lurah Pakan Sinayan Zailendra menduga kawanan kera itu masuk ke kantor lurah karena kelaparan.
Pengunjung Objek Wisata Ngalau yang biasa memberi makan kera-kera di daerah itu tidak ada lagi karena objek wisata ditutup sejak pertengahan Maret dalam upaya meminimalkan risiko penularan virus corona.
"Biasanya mereka makan dari pengunjung objek wisata itu. Mereka juga terbiasa makan dari sisa-sisa makanan anak sekolah SDN 59 Payakumbuh yang berdekatan dengan kantor kita," kata Zailendra.
Ia mengatakan bahwa aparat kelurahan selanjutnya akan mengantisipasi kemungkinan terjadi serangan kera dan menghubungi petugas dinas terkait kalau membutuhkan pertolongan untuk menghalau kera-kera liar.
Sekitar pukul 10.30 WIB, saat staf kelurahan yang bernama Ayu dan Weni Lauza bekerja, satu kera besar masuk ke kantor lurah diikuti kera-kera yang lebih kecil.
"Awalnya kera-kera itu berkumpul-kumpul saja di halaman dan sekitaran kantor, tapi lama kelamaan semakin ramai. Setelah itu mereka berlarian menerobos masuk ke kantor, jadi kami langsung mengurung diri di ruang arsip dan menutup pintu," kata Ayu.
Menurut Ayu, kera-kera itu mengacak-acak arsip, menjungkirbalikkan perangkat komputer, dan membuka laci-laci meja di kantor lurah. Mereka memakan makanan yang ada di kantor, termasuk sarapan dan kudapan pegawai kelurahan.
"Tidak ada kerusakan berat pada aset kantor, namun kami jadi takut nanti kera itu kembali," kata Ayu.
Barang-barang dan arsip yang berantakan karena diacak-acak oleh kawanan kera di Kantor Lurah Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. (ANTARA/HO Kantor Lurah Pakan Sinayan)
Lurah Pakan Sinayan Zailendra menduga kawanan kera itu masuk ke kantor lurah karena kelaparan.
Pengunjung Objek Wisata Ngalau yang biasa memberi makan kera-kera di daerah itu tidak ada lagi karena objek wisata ditutup sejak pertengahan Maret dalam upaya meminimalkan risiko penularan virus corona.
"Biasanya mereka makan dari pengunjung objek wisata itu. Mereka juga terbiasa makan dari sisa-sisa makanan anak sekolah SDN 59 Payakumbuh yang berdekatan dengan kantor kita," kata Zailendra.
Ia mengatakan bahwa aparat kelurahan selanjutnya akan mengantisipasi kemungkinan terjadi serangan kera dan menghubungi petugas dinas terkait kalau membutuhkan pertolongan untuk menghalau kera-kera liar.
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Walhi sebut habitat dan populasi kera endemik di Maros mulai terancam
04 November 2021 23:38 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB