Geger, seorang kakek 85 tahun tewas diseret buaya saat cari ikan di sungai
Rabu, 15 April 2020 7:57 WIB
Arsip Foto. Seekor buaya muara bersarang di Ujung Labung, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (24/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/pd.
Lubukbasung, (ANTARA) - Seorang warga berusia 85 tahun di Alahan Duku, Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tewas setelah digigit dan diseret buaya ke Sungai Nanggang saat mencari ikan pada Selasa (14/4) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Rabu, mengatakan jasad korban yang bernama Kundari ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, bagian tubuhnya mengalami luka robek," katanya.
Baca juga: Polisi tembak mati buaya telan bocah 6 tahun, isi perut buaya hanya tersisa badan korban tanpa kepala
Baca juga: BKSDA lepasliarkan buaya jantan berukuran tiga meter ke habitat aslinya di Sultra
Ia mengatakan, tim gabungan dari BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), TNI, dan Polri menemukan jasad korban setelah sekitar empat jam menyisir kawasan Sungai Nanggang menggunakan perahu karet.
"Jasad korban akan dibawa ke Puskesmas Bawan dan setelah itu diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
Lutfi mengimbau warga di sekitar kawasan sungai mewaspadai ancaman buaya dan menyarankan warga tidak mencari ikan di sungai tempat buaya sering muncul.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Rabu, mengatakan jasad korban yang bernama Kundari ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, bagian tubuhnya mengalami luka robek," katanya.
Baca juga: Polisi tembak mati buaya telan bocah 6 tahun, isi perut buaya hanya tersisa badan korban tanpa kepala
Baca juga: BKSDA lepasliarkan buaya jantan berukuran tiga meter ke habitat aslinya di Sultra
Ia mengatakan, tim gabungan dari BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), TNI, dan Polri menemukan jasad korban setelah sekitar empat jam menyisir kawasan Sungai Nanggang menggunakan perahu karet.
"Jasad korban akan dibawa ke Puskesmas Bawan dan setelah itu diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
Lutfi mengimbau warga di sekitar kawasan sungai mewaspadai ancaman buaya dan menyarankan warga tidak mencari ikan di sungai tempat buaya sering muncul.
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Tembus pasar Eropa dan Malaysia, harga kayu manis petani Agam justru dinilai terlalu rendah
22 February 2026 16:35 WIB
Hakim Agam Syarief Baharudin sudah kembalikan uang suap Rp6,2 miliar ke Kejaksaan
21 August 2025 13:59 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB