Indonesia terus dorong EAS perkuat kerja sama maritim
Jumat, 7 Februari 2020 14:40 WIB
Duta Besar RI Foster Gultom pada pertemuan ke-4 Konferensi EAS tentang Kerja Sama Keamanan Maritim yang berlangsung pada 6-7 Februari di Chennai, India. (Kemlu RI)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia mendorong negara-negara anggota East Asia Summit (EAS) untuk memperkuat kerja sama maritim di kawasan.
Dorongan itu disampaikan pemerintah RI pada pertemuan ke-4 Konferensi EAS tentang Kerja Sama Keamanan Maritim yang berlangsung pada 6-7 Februari di Chennai, India, menurut keterangan tertulis Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Jumat.
Pertemuan itu membahas 4 isu tematik: keamanan maritim, keselamatan maritim, transisi regional ekonomi biru, Inisiatif Indo-Pacific Oceans dan berbagai tindaklanjutnya termasuk keinginan India memperkaya arsitektur regional maritim di Kawasan Indo-Pasifik.
Pada sesi inaugural pertemuan itu, Kamis (6/2), pemerintah Indonesia menegaskan pentingnya identifikasi kerja sama inovatif dengan melibatkan para pemangku kepentingan bidang maritim di kawasan sehingga masyarakat di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik menjadi lebih tangguh.
Sebagai Ketua Bersama (Co Chairs) dengan India dan Australia, pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Duta Besar Foster Gultom mengajak semua pihak untuk aktif bekerjasama dalam menghadapi dinamika kawasan dan globalisasi dengan meningkatkan kemitraan di bidang kemaritiman.
"Kunci kestabilan, keamanan dan keselamatan maritim di kawasan terutama adalah kebiasaan dialog dan kolaborasi ASEAN dan mitra wicaranya sehingga kepercayaan strategis dan kerja sama win-win dapat terus terbangun," ujar Dubes Foster.
Konferensi EAS di bidang maritim kali ini membahas inisiatif Samudera Indo-Pasifik (Indo-Pacific Oceans Initiative/IPOI) sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi dalam Konferensi Tinkat Tinggi (KTT) EAS ke-14 pada November 2019 di Bangkok.
East Asia Summit (EAS) merupakan satu forum regional terbuka yang muncul di kawasan Asia Timur. Terdapat 16 negara peserta EAS, yaitu 10 negara ASEAN, Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Dorongan itu disampaikan pemerintah RI pada pertemuan ke-4 Konferensi EAS tentang Kerja Sama Keamanan Maritim yang berlangsung pada 6-7 Februari di Chennai, India, menurut keterangan tertulis Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Jumat.
Pertemuan itu membahas 4 isu tematik: keamanan maritim, keselamatan maritim, transisi regional ekonomi biru, Inisiatif Indo-Pacific Oceans dan berbagai tindaklanjutnya termasuk keinginan India memperkaya arsitektur regional maritim di Kawasan Indo-Pasifik.
Pada sesi inaugural pertemuan itu, Kamis (6/2), pemerintah Indonesia menegaskan pentingnya identifikasi kerja sama inovatif dengan melibatkan para pemangku kepentingan bidang maritim di kawasan sehingga masyarakat di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik menjadi lebih tangguh.
Sebagai Ketua Bersama (Co Chairs) dengan India dan Australia, pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Duta Besar Foster Gultom mengajak semua pihak untuk aktif bekerjasama dalam menghadapi dinamika kawasan dan globalisasi dengan meningkatkan kemitraan di bidang kemaritiman.
"Kunci kestabilan, keamanan dan keselamatan maritim di kawasan terutama adalah kebiasaan dialog dan kolaborasi ASEAN dan mitra wicaranya sehingga kepercayaan strategis dan kerja sama win-win dapat terus terbangun," ujar Dubes Foster.
Konferensi EAS di bidang maritim kali ini membahas inisiatif Samudera Indo-Pasifik (Indo-Pacific Oceans Initiative/IPOI) sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi dalam Konferensi Tinkat Tinggi (KTT) EAS ke-14 pada November 2019 di Bangkok.
East Asia Summit (EAS) merupakan satu forum regional terbuka yang muncul di kawasan Asia Timur. Terdapat 16 negara peserta EAS, yaitu 10 negara ASEAN, Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Baturaja pasok material pembangunan pagar konservasi gajah Way Kambas sepanjang 138 Km
16 jam lalu
Bank Sumsel Babel hadirkan promo Kredit Serba Guna berhadiah cashback 0,2 persen
07 September 2026 12:46 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 makanan pada Hari Pelanggan Nasional 2026
07 September 2026 10:47 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Semen Baturaja pasok material pembangunan pagar konservasi gajah Way Kambas sepanjang 138 Km
16 jam lalu
Bank Sumsel Babel hadirkan promo Kredit Serba Guna berhadiah cashback 0,2 persen
07 September 2026 12:46 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 makanan pada Hari Pelanggan Nasional 2026
07 September 2026 10:47 WIB