
Rangkaian AJP 2026, Kilang Plaju sambut puluhan jurnalis Sumsel lewat kunjungan lapangan

Palembang (ANTARA) - Rangkaian kegiatan Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026 Teritori Sumatera Selatan menghadirkan pengalaman berbeda bagi jurnalis melalui kegiatan kunjungan media (media visit) ke sejumlah unit dan program Pertamina di Palembang, Selasa (8/9).
Sebanyak 40 jurnalis dari berbagai media di Sumatera Selatan berkesempatan melihat langsung aktivitas dan kontribusi Pertamina melalui kunjungan ke tiga lokasi, yakni Stasiun Gas Pertamina Gas Negara (PGN) Demang Lebar Daun, Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, serta Eceng Gondok Research & Creative Center (ERCC) di Plaju.
Kegiatan yang menjadi bagian dari AJP 2026 tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi jurnalis untuk memperoleh informasi secara langsung, tetapi juga memperlihatkan keberadaan berbagai entitas dan lini bisnis Pertamina dalam mendukung kebutuhan energi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Rangkaian kunjungan tersebut ditutup di ERCC, yaitu program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) III Plaju melalui kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) di Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU III Plaju Siti Fauzia mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kepada media mengenai kolaborasi dan kontribusi Pertamina dalam berbagai bentuk, termasuk melalui program pemberdayaan masyarakat.
"Kami senang dapat menjadi bagian dari rangkaian Media Visit AJP 2026 ini. Setelah melihat aktivitas Pertamina dari sisi operasional di PGN dan AFT, kami ingin teman-teman media juga melihat sisi lain Pertamina melalui program pemberdayaan masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasi kami. Di ERCC, teman-teman bisa melihat bagaimana sebuah persoalan lingkungan dikembangkan menjadi peluang melalui inovasi dan keterlibatan masyarakat," kata Siti.

Melalui ERCC, Pertamina Patra Niaga RU III Plaju bersama Ankubas mengolah biomassa batang eceng gondok—yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan di perairan Sumatera Selatan—menjadi produk pengharum ruangan berbentuk air freshener block dengan merek Ankubas Scents sejak 2023.
Selain mengolah limbah, program tersebut diarahkan untuk membangun kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas, dukungan fasilitas produksi, pengembangan kualitas produk, hingga pendampingan usaha. Produk Ankubas Scents kini telah dikembangkan dalam sejumlah varian aroma dan dipasarkan secara langsung maupun melalui kanal digital.
Selain menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat, keberlanjutan program ERCC diwujudkan melalui upaya menjaga ekosistem perairan. Sebagian hasil penjualan Ankubas Scents dikonversikan menjadi dukungan restoking (restocking) ikan di lingkungan perairan sekitar.
Hingga 2025, penjualan Ankubas Scents telah mencatatkan omzet sebesar Rp110 juta dengan jangkauan pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Pusat Riset Sistem Biota Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Nurul Aida dan Tuah Nanda Merlia Wulandari, Lurah Talang Putri Khaidir Rozi, serta Camat Plaju Bambang Adrianto.
Siti menambahkan bahwa keterlibatan media memiliki arti penting karena cerita mengenai energi dan keberlanjutan tidak hanya hadir dari sisi operasional, tetapi juga dari masyarakat yang tumbuh bersama program tersebut.
"Kami berharap kunjungan ini tidak sekadar menjadi kesempatan untuk melihat langsung aktivitas Pertamina, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal lebih dekat cerita masyarakat yang tumbuh bersama program ini. Karena pada akhirnya, keberlanjutan bukan hanya tentang apa yang kita bangun, tetapi bagaimana manfaatnya bisa terus dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat," ujar Siti.

Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
