Logo Header Antaranews Sumsel

Komisi XII DPR apresiasi keandalan Kilang Plaju pasok Biosolar B50

Senin, 7 September 2026 10:50 WIB
Image Print
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI Ramson Siagian (kiri) saat berdialog dengan jajaran manajemen Kilang Plaju di Palembang, Jumat (6/9/2026). (ANTARA/HO/RU3)

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan operasional Kilang Refinery Unit (RU) III Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, sekaligus mendukung program transisi energi nasional melalui penyaluran bahan bakar Biosolar B50.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI Ramson Siagian di Palembang, Jumat (6/9/2026), mengapresiasi keberhasilan Kilang Plaju dalam memenuhi target produksi dan penyaluran mandatori B50 serta produk turunan lainnya secara optimal.

Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga Didik Bahagia menjelaskan Kilang Plaju telah merealisasikan penyaluran perdana Biosolar B50 sebesar 8.230 kiloliter (KL) ke Integrated Terminal Palembang pada 22 Juli 2026, sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026.

Didik menambahkan, sepanjang 2019 hingga 2025 kilang tersebut secara konsisten telah menyalurkan akumulasi 58,86 juta barel Biosolar varian B20 hingga B40. Implementasi Biosolar B50 ini diproyeksikan mampu menghemat devisa negara sekaligus menekan ketergantungan pada impor solar.

Dalam dialog tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha menyampaikan dukungannya agar Kilang Plaju mendapatkan dukungan politik secara penuh. Hal itu mencakup pembenahan alur distribusi BBM, pengatasan pendangkalan alur pelayaran pasokan minyak mentah (crude oil), hingga mendorong kilang tertua di Indonesia tersebut menjadi satu dari 30 fasilitas produksi B50 dan E20 nasional.

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke Kilang Plaju di Palembang, Jumat (6/9/2026). (ANTARA/HO/RU3)

Dari sisi pengembangan industri, Anggota Komisi XII DPR RI Totok Daryanto mendorong agar standardisasi Kilang Plaju ke depan diarahkan pada industri petrokimia guna mengurangi impor bahan baku. Langkah ini diperkuat oleh dorongan Komite BPH Migas Bambang Hermanto agar Pertamina meningkatkan kapasitas kilang demi memperkuat daya tahan pasokan (coverage days) energi nasional.

Sementara itu, Komisi XII DPR RI turut memberikan apresiasi atas pencapaian Kilang Plaju yang meraih penghargaan PROPER Emas sebanyak empat kali berturut-turut, sembari mengingatkan pentingnya efisiensi energi terbarukan dan peningkatan fasilitas pemukiman serta medis di sekitar kawasan kilang.

Menanggapi kelancaran pasokan di masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen mengurai antrean kendaraan di sejumah SPBU wilayah Sumatra Selatan demi memastikan kecukupan pasokan BBM tetap terjaga dengan aman hingga akhir tahun.

Pertamina Patra Niaga menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan guna mengurai tantangan distribusi serta mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026