Pebalap Dakar dari Belanda Edwin masih kritis
Minggu, 19 Januari 2020 2:54 WIB
Pebalap Belanda Edwin Straver saat membalap pada Etape ke-11 Reli Dakar yang baru saja berakhir beberapa hari lalu di Arab Saudi. (REUTERS/Hamad I Mohammed)
Jakarta (ANTARA) - Pebalap sepeda motor asal Belanda Edwin Straver masih dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit Arab Saudi setelah KTM 450 yang dikemudikannya mengalami kecelakaan pada Reli Dakar Kamis lalu.
Pebalap berusia 48 tahun itu membalap untuk ketiga kalinya dalam reli Dakar pada sub-bagian balap sepeda motor. Dia tak terbantu tim pelapisnya dan kini mengalami retak tulang belakang.
Pernyataan dari keluarga Straver mengungkapkan bahwa dia "sempat tidak berdetak jantungnya dalam 10 menit" sebelum disadarkan oleh tim medis profesional.
Edisi ke-42 Reli Dakar di Arab Saudi tercoreng oleh kematian pebalap Portugal Paulo Goncalves yang menjadi pebalap ke-20 yang meninggal dunia sepanjang sejarah reli tersebut.
Keputusan menggelar reli ini di Saudi tahun ini dan paling tidak untuk empat tahun ke depan memicu kemarahan dari kalangan yang mengkritik catatan hak asasi manusia Saudi, demikian AFP.
Pebalap berusia 48 tahun itu membalap untuk ketiga kalinya dalam reli Dakar pada sub-bagian balap sepeda motor. Dia tak terbantu tim pelapisnya dan kini mengalami retak tulang belakang.
Pernyataan dari keluarga Straver mengungkapkan bahwa dia "sempat tidak berdetak jantungnya dalam 10 menit" sebelum disadarkan oleh tim medis profesional.
Edisi ke-42 Reli Dakar di Arab Saudi tercoreng oleh kematian pebalap Portugal Paulo Goncalves yang menjadi pebalap ke-20 yang meninggal dunia sepanjang sejarah reli tersebut.
Keputusan menggelar reli ini di Saudi tahun ini dan paling tidak untuk empat tahun ke depan memicu kemarahan dari kalangan yang mengkritik catatan hak asasi manusia Saudi, demikian AFP.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pebalap QatarAl-Attiyah menangi etape pertama Dakar, Peterhansel kecelakaan
03 January 2022 1:26 WIB, 2022
Setiap detik sangat berharga bagi pebalap di tiga etape terakhir Dakar 2020
15 January 2020 1:18 WIB, 2020