Mantan pejabat BMW jadi bos Audi
Sabtu, 16 November 2019 9:13 WIB
Markus Duesmann. (REUTERS/MICHAEL DALDER)
Jakarta (ANTARA) - Mantan pejabat eksekutif BMW yang berlatar belakang pengembangan teknis dan mesin, Markus Duesmann, direkrut Grup Volkswagen untuk memimpin salah satu anak perusahaan mereka, Audi.
Dilansir Reuters, Jumat (15/11), Duesmann akan menduduki posisi teratas Audi mulai 1 April 2020, menggantikan Chief Executive Bram Schot yang meninggalkan perusahaan berlogo empat cincin itu.
"Markus Duesmann akan melakukan segalanya demi membuka potensi besar yang dipunyai Audi," kata Kepala Eksekutif Grup Volkswagen, Herbert Diess.
Grup Volkswagen yang berbasis Wolfsburg itu memang serius mencari pejabat yang memahami mesin guna menyelesaikan skandal emisi gas buang yang mendera Audi.
Duesmann menjadi orang BMW kedua yang pindah ke Volkswagen setelah sang puncak pimpinan, Herbert Diess, meninggalkan BMW untuk VW pada Juli 2015.
Anggota dewan Audi yang menangani pekerja, Peter Mosch, menyambut kehadiran Duesmann, karena petinggi berwawasan teknik akan memajukan pabrik melalui inovasi.
"Kepada Markus Duesmann dan timnya, kami mengharapkan pemanfaatan pabrik yang stabil dengan pendekatan yang lebih berani," demikian Peter Mosch.
Dilansir Reuters, Jumat (15/11), Duesmann akan menduduki posisi teratas Audi mulai 1 April 2020, menggantikan Chief Executive Bram Schot yang meninggalkan perusahaan berlogo empat cincin itu.
"Markus Duesmann akan melakukan segalanya demi membuka potensi besar yang dipunyai Audi," kata Kepala Eksekutif Grup Volkswagen, Herbert Diess.
Grup Volkswagen yang berbasis Wolfsburg itu memang serius mencari pejabat yang memahami mesin guna menyelesaikan skandal emisi gas buang yang mendera Audi.
Duesmann menjadi orang BMW kedua yang pindah ke Volkswagen setelah sang puncak pimpinan, Herbert Diess, meninggalkan BMW untuk VW pada Juli 2015.
Anggota dewan Audi yang menangani pekerja, Peter Mosch, menyambut kehadiran Duesmann, karena petinggi berwawasan teknik akan memajukan pabrik melalui inovasi.
"Kepada Markus Duesmann dan timnya, kami mengharapkan pemanfaatan pabrik yang stabil dengan pendekatan yang lebih berani," demikian Peter Mosch.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Suara misterius di Google Maps hingga cerita Iwan Fals soal pandemi
18 September 2021 8:01 WIB, 2021
Kemarin, cara Sandra Dewi pikat suami & film Kamila Andini di Toronto
13 August 2021 11:26 WIB, 2021
Lamborghini ditawar 9,2 miliar dolar, tapi perusahaan induknya tak mau menjual
27 May 2021 10:54 WIB, 2021