Populasi hewan purba komodo capai 1.500-an ekor
Minggu, 22 September 2019 20:09 WIB
Seekor Komodo (Veranus Komodoensis) sedang berjemur di pesisir pantai Pulau Komodo,Kabupaten Manggarai Barat, NTT Minggu (22/9/2019). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Populasi hewan purba Komodo (Veranus Komodoensis) di Pulau Komodo saat ini mencapai 1.500-an ekor, kata ranger Gusto di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (22/9).
"Populasi Komodonya stabil, tidak ada yang berkurang atau meningkat. Saat ini jumlahnya mencapai 1.500-an ekor," katanya di Pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Gusto mengatakan bahwa populasi komodo di Pulau Komodo saat ini berada diurutan ketiga setelah babi hutan yang banyak tersebar di pulau tersebut.
Urutan pertama yakni rusa yang jumlah populasinya mencapai kurang lebih tiga ribuan ekor yang tersebar di pulau yang luasnya diperkirakan mencapai 173 ribuan hektare.
"Tetapi populasi Komodo di pulau itu hanyalah yang ada di lembah, belum terhitung dengan yang tersebar di beberapa pelosok Pulau Komodo itu," kata dia.
Ia mengatakan bahwa saat ini komdodo betina tak keluar dari sarangnya karena lagi bertelur dan mengerami telurnya.
Ivin ranger di pulau Komodo juga menambahkan bahwa satu kali bertelur, Komodo dapat menghasilkan 30 butir telur.
Namun saat menetas tak semuanya bisa bertahan hidup, dan dari 30 butir telur itu hanya ada 10 ekor yang bertahan hidup.
"Ini khan hewan karnivora, anaknya bisa dimakan sama induknya sehingga saat menetas sebagian anaknya dimakan sama induknya," tuturnya.
Pantauan Antara ada tiga ekor komodo jantan yang ditemui di pulau Komodo, tak terlihat agresif. Ketiga ekor itu, satu ekor sedang berjemur di pinggir pantai, dan dua ekor sedang berada tak jauh dari pinggir pantai.
"Populasi Komodonya stabil, tidak ada yang berkurang atau meningkat. Saat ini jumlahnya mencapai 1.500-an ekor," katanya di Pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Gusto mengatakan bahwa populasi komodo di Pulau Komodo saat ini berada diurutan ketiga setelah babi hutan yang banyak tersebar di pulau tersebut.
Urutan pertama yakni rusa yang jumlah populasinya mencapai kurang lebih tiga ribuan ekor yang tersebar di pulau yang luasnya diperkirakan mencapai 173 ribuan hektare.
"Tetapi populasi Komodo di pulau itu hanyalah yang ada di lembah, belum terhitung dengan yang tersebar di beberapa pelosok Pulau Komodo itu," kata dia.
Ia mengatakan bahwa saat ini komdodo betina tak keluar dari sarangnya karena lagi bertelur dan mengerami telurnya.
Ivin ranger di pulau Komodo juga menambahkan bahwa satu kali bertelur, Komodo dapat menghasilkan 30 butir telur.
Namun saat menetas tak semuanya bisa bertahan hidup, dan dari 30 butir telur itu hanya ada 10 ekor yang bertahan hidup.
"Ini khan hewan karnivora, anaknya bisa dimakan sama induknya sehingga saat menetas sebagian anaknya dimakan sama induknya," tuturnya.
Pantauan Antara ada tiga ekor komodo jantan yang ditemui di pulau Komodo, tak terlihat agresif. Ketiga ekor itu, satu ekor sedang berjemur di pinggir pantai, dan dua ekor sedang berada tak jauh dari pinggir pantai.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
JBI dorong Pemerintah Kabupaten OKU Selatan selamatkan habitat gajah
24 January 2023 14:23 WIB, 2023
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pertamina Patra Niaga dan masyarakat Sungsang IV Banyuasin kembangkan ekowisata mangrove
04 May 2026 21:27 WIB
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB