Indosat Ooredoo jelajahi kampus cetak talenta digital Indonesia
Kamis, 12 September 2019 16:57 WIB
VP-Head of Sales Southern Sumatera Indosat Ooredoo, Mgs. Moh Ali Safitri memberikan sosialisasi Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) didampingi Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Irsyad Syahroni di Kampus Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya, Palembang, Kamis (12/9/2019). (ANTARA/Dolly Rosana/19)
Palembang (ANTARA) - Provider telekomunikasi Indosat Ooredoo menjelajahi sejumlah kampus di Indonesia untuk mencetak talenta digital dengan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) 2019.
Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Irsyad Sahroni di Palembang, Kamis, mengatakan, program ini merupakan sumbangsih perusahaan pada peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang digital karena sementara ini jumlah yang tersedia amat sedikit jika dibandingkan kebutuhan.
“Program ini berjalan selama enam bulan, yang dibagi dalam beberapa tingkatan hingga ke tahap ahli. Nantinya, peserta program ini akan mendapatkan sertifikat yang bisa berlaku secara global, atau bisa bekerja di luar Indonesia,” kata dia.
Dalam program ini Indosat akan memilih 100 peserta terbaik yang nantinya akan dipekerjakan di perusahaan.
“Jika berminat ke perusahaan lain, ya tidak masalah. Bahkan kami siap turut menyalurkannya,” kata dia.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2019, Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) tercatat sudah 15.000 peserta berusia di bawah 29 tahun yang mendaftar tersebar di 20 kota. Jumlah ini melampaui target yakni hanya 10.000 penerima beasiswa coding bersertifikat global, yang rencana kelulusannya akan dilakukan pada Februari 2020.
Program beasiswa belajar coding secara online ini mencakup modul developer Android, Kotlin Android, dan Progressive Web Application, untuk tingkat beginner dan expert. Disediakan juga pelatihan offline (tatap muka) bagi calon-calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel). Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui idcamp.indosatooredoo.com.
VP-Head of Sales Southern Sumatera Indosat Ooredoo, Mgs Moh Ali Safitri, mengatakan peserta IDCamp ini didominasi pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen dari total pendaftar.
“Dunia coding semakin diminati oleh peserta bahkan sejak usia siswa SMP, dimana IDCamp menerima peserta dengan pendidikan terakhir SMP/MTS sebanyak 3 persen, SMA/SMK dengan 49 persen, dan perguruan tinggi sebanyak 47 persen dari total peserta,” kata dia.
IDCamp melakukan roadshow di beberapa universitas di seluruh Indonesia yang berisi sharing session dan talkshow mengenai perkembangan industri digital di Indonesia. Pada pekan ini, berturut turut roadshow di lakukan di Universitas Mataram-Nusa Tenggara Barat, Universitas Sumatera Utara-Medan, Universitas Andalas-Padang, dan Universitas Sriwijaya-Palembang. Roadshow akan terus dilanjutkan ke berbagai kampus terkemuka di Indonesia.
Director & Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Irsyad Sahroni di Palembang, Kamis, mengatakan, program ini merupakan sumbangsih perusahaan pada peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang digital karena sementara ini jumlah yang tersedia amat sedikit jika dibandingkan kebutuhan.
“Program ini berjalan selama enam bulan, yang dibagi dalam beberapa tingkatan hingga ke tahap ahli. Nantinya, peserta program ini akan mendapatkan sertifikat yang bisa berlaku secara global, atau bisa bekerja di luar Indonesia,” kata dia.
Dalam program ini Indosat akan memilih 100 peserta terbaik yang nantinya akan dipekerjakan di perusahaan.
“Jika berminat ke perusahaan lain, ya tidak masalah. Bahkan kami siap turut menyalurkannya,” kata dia.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2019, Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) tercatat sudah 15.000 peserta berusia di bawah 29 tahun yang mendaftar tersebar di 20 kota. Jumlah ini melampaui target yakni hanya 10.000 penerima beasiswa coding bersertifikat global, yang rencana kelulusannya akan dilakukan pada Februari 2020.
Program beasiswa belajar coding secara online ini mencakup modul developer Android, Kotlin Android, dan Progressive Web Application, untuk tingkat beginner dan expert. Disediakan juga pelatihan offline (tatap muka) bagi calon-calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel). Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui idcamp.indosatooredoo.com.
VP-Head of Sales Southern Sumatera Indosat Ooredoo, Mgs Moh Ali Safitri, mengatakan peserta IDCamp ini didominasi pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen dari total pendaftar.
“Dunia coding semakin diminati oleh peserta bahkan sejak usia siswa SMP, dimana IDCamp menerima peserta dengan pendidikan terakhir SMP/MTS sebanyak 3 persen, SMA/SMK dengan 49 persen, dan perguruan tinggi sebanyak 47 persen dari total peserta,” kata dia.
IDCamp melakukan roadshow di beberapa universitas di seluruh Indonesia yang berisi sharing session dan talkshow mengenai perkembangan industri digital di Indonesia. Pada pekan ini, berturut turut roadshow di lakukan di Universitas Mataram-Nusa Tenggara Barat, Universitas Sumatera Utara-Medan, Universitas Andalas-Padang, dan Universitas Sriwijaya-Palembang. Roadshow akan terus dilanjutkan ke berbagai kampus terkemuka di Indonesia.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Muba dorong provider bangun infrastruktur tambal blank spot di pelosok
20 September 2022 15:12 WIB, 2022
Provider internet Inggris sepakat hapus pembatasan kuota selama corona
29 March 2020 16:49 WIB, 2020
Kemendikbud gandeng sejumlah provider berikan akses gratis pembelajaran daring
24 March 2020 23:03 WIB, 2020
Anggota Polrestro Jakarta Selatan diamankan karena diduga curi baterai menara provider
20 February 2020 18:21 WIB, 2020
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB