Fenomena "topi awan" Gunung Rinjani jadi ajang swafoto
Rabu, 17 Juli 2019 11:38 WIB
Warga menyaksikan fenomena "topi awan" yang melingkari Gunung Rinjani, di Lombok, NTB, Rabu (17/7/2019. (FOTO ANTARA/Rosidin)
Mataram (ANTARA) - Fenomena "topi awan" putih tebal yang melingkari puncak Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi ajang swafoto baik warga maupun wisatawan.
Kondisi "topi awan" yang terjadi pada Rabu itu terbilang sempurna hingga dan dirasakan langka bagi warga setempat.
"Awan putih yang melingkari puncak Gunung Rinjani kali ini, memang benar-benar sempurna," kata warga Sembalun Lawang, Lombok Timur, Rosidin kepada ANTARA.
Lingkaran awan putih itu berlangsung sejak pukul 07.00 Wita sampai 09.30 Wita. "Bahkan warna dan ketebalannya berganti-ganti," katanya
Awalnya, kata dia, dirinya mengabadikan dari rumahnya kemudian ke "rest area" Sembalun Lawang dan di lokasi itu sudah banyak yang berswafoto.
"Rest area Sembalun Lawang lokasi yang paling pas untuk mengambil foto Gunung Rinjani secara full," katanya.
Warga melakukan swafoto dengan latar belakang fenomena "topi awan" Gunung Rinjani di Lombok, NTB, Rabu (17/7/2019). (FOTO ANTARA/Rosidin)
Hal senada dikatakan Nur Saat, warga Desa Senaru, Lombok Utara yang melihat fenomena alam itu.
"Saya semula dikirim foto saja, tapi setelah dilihat memang benar-benar sempurna bentuknya," katanya.
Biasanya "topi awan" tersebut sering terbentuk namun bentuknya tidak sempurna dan tidak berlangsung lama.
"Banyak yang swafoto melihat fenomena awan itu," katanya.
Kondisi "topi awan" yang terjadi pada Rabu itu terbilang sempurna hingga dan dirasakan langka bagi warga setempat.
"Awan putih yang melingkari puncak Gunung Rinjani kali ini, memang benar-benar sempurna," kata warga Sembalun Lawang, Lombok Timur, Rosidin kepada ANTARA.
Lingkaran awan putih itu berlangsung sejak pukul 07.00 Wita sampai 09.30 Wita. "Bahkan warna dan ketebalannya berganti-ganti," katanya
Awalnya, kata dia, dirinya mengabadikan dari rumahnya kemudian ke "rest area" Sembalun Lawang dan di lokasi itu sudah banyak yang berswafoto.
"Rest area Sembalun Lawang lokasi yang paling pas untuk mengambil foto Gunung Rinjani secara full," katanya.
Warga melakukan swafoto dengan latar belakang fenomena "topi awan" Gunung Rinjani di Lombok, NTB, Rabu (17/7/2019). (FOTO ANTARA/Rosidin)
Hal senada dikatakan Nur Saat, warga Desa Senaru, Lombok Utara yang melihat fenomena alam itu.
"Saya semula dikirim foto saja, tapi setelah dilihat memang benar-benar sempurna bentuknya," katanya.
Biasanya "topi awan" tersebut sering terbentuk namun bentuknya tidak sempurna dan tidak berlangsung lama.
"Banyak yang swafoto melihat fenomena awan itu," katanya.
Pewarta : Riza Fahriza
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seorang pendaki remaja terjatuh di Gunung Rinjani, jasad dievakuasi tim SAR
11 December 2025 8:07 WIB
Jalur pendakian Gunung Rinjani Lombok sudah bisa dilalui, libatkan 17 personel TNGR
22 May 2025 7:18 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB