Deddy Corbuzier masuk Islam
Jumat, 21 Juni 2019 21:01 WIB
Deddy Corbuzier dipandu Gus Miftah sehingga mantap dengan hidayah Islam. (ANTARA News/Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA) - Ustadz Felix Siauw mengapresiasi KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) yang memandu pesohor Deddy Corbuzier untuk masuk Islam pada Jumat.
"Dan pada hari ini, layak kiranya @gusmiftah juga mendapat apresiasi," kata Felix melalui akun Instagramnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat.
Felix mengatakan Gus Miftah dapat memandu Deddy sehingga mantap dengan hidayah Islam.
Dia mengatakan tokoh Nahdlatul Ulama itu memiliki kekayaan pendekatan dakwah Islam.
Menurut dia, Gus Miftah memiliki kekhasan seperti Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang melakukan syiar Islam dengan pendekatan budaya Jawa. Bahkan dia menyebut dakwah mereka memiliki daya tarik tersendiri.
"Bukan liberal, tapi keduanya cerdas dalam berbudaya. Mungkin kita harus pahami ke-Jawaannya, hingga kita tahu bahwa keduanya sangat teguh dalam Islam," katanya.
Dakwah di tanah Jawa, kata dia, saat ini nampak luwes dan apik dengan menggunakan budaya. Dakwah dengan budaya juga nampak efektif sebagaimana dilakukan Wali Songo di masa lampau sehingga mampu meng-Islamkan banyak orang di Nusantara.
Seiring dengan itu, Felix mengatakan terdapat hal-hal pokok dan cabang dalam agama. Para ulama telah menjelaskan mengenai perkara budaya dan agama.
"Misal, nggak ada yang mewajibkan shalat dengan gamis atau mengharuskan haji naik unta. Karena itu bagian dari budaya yang bisa berubah sesuai zaman dan keadaan," kata dia.
Akan tetapi, kata Felix, wanita berhijab, haji harus di Mekkah, thawaf wajib di Kakbah dan Al Fatihah menggunakan Bahasa Arab adalah pokok dari agama yang tidak bisa diubah.
Dia mengatakan Islam tidak pernah meniadakan budaya karena Islam ada di atasnya. Pengakuan Islam pada budaya artinya mengakui keragaman manusia.
"Dan pada hari ini, layak kiranya @gusmiftah juga mendapat apresiasi," kata Felix melalui akun Instagramnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat.
Felix mengatakan Gus Miftah dapat memandu Deddy sehingga mantap dengan hidayah Islam.
Dia mengatakan tokoh Nahdlatul Ulama itu memiliki kekayaan pendekatan dakwah Islam.
Menurut dia, Gus Miftah memiliki kekhasan seperti Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang melakukan syiar Islam dengan pendekatan budaya Jawa. Bahkan dia menyebut dakwah mereka memiliki daya tarik tersendiri.
"Bukan liberal, tapi keduanya cerdas dalam berbudaya. Mungkin kita harus pahami ke-Jawaannya, hingga kita tahu bahwa keduanya sangat teguh dalam Islam," katanya.
Dakwah di tanah Jawa, kata dia, saat ini nampak luwes dan apik dengan menggunakan budaya. Dakwah dengan budaya juga nampak efektif sebagaimana dilakukan Wali Songo di masa lampau sehingga mampu meng-Islamkan banyak orang di Nusantara.
Seiring dengan itu, Felix mengatakan terdapat hal-hal pokok dan cabang dalam agama. Para ulama telah menjelaskan mengenai perkara budaya dan agama.
"Misal, nggak ada yang mewajibkan shalat dengan gamis atau mengharuskan haji naik unta. Karena itu bagian dari budaya yang bisa berubah sesuai zaman dan keadaan," kata dia.
Akan tetapi, kata Felix, wanita berhijab, haji harus di Mekkah, thawaf wajib di Kakbah dan Al Fatihah menggunakan Bahasa Arab adalah pokok dari agama yang tidak bisa diubah.
Dia mengatakan Islam tidak pernah meniadakan budaya karena Islam ada di atasnya. Pengakuan Islam pada budaya artinya mengakui keragaman manusia.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KNPI Malaysia: Gus Miftah coreng nama Prabowo di dunia internasional
05 December 2024 15:52 WIB, 2024
Cholil Nafis tekankan pentingnya jaga lisan dalam komunikasi publik
04 December 2024 11:22 WIB, 2024
Legislator PKB dukung Bawaslu tuntaskan aksi bagi-bagi uang Gus Miftah
06 January 2024 16:41 WIB, 2024
Pengamat sebut Gus Miftah berikan dampak elektoral ke Prabowo-Gibran
15 December 2023 14:02 WIB, 2023