Google investasi 13 miliar dolar di pusat data AS
Kamis, 14 Februari 2019 10:27 WIB
Ilustrasi - Pusat data (Google)
San Francisco (Antara/Xinhua) - Google akan melakukan investasi baru lebih dari 13 miliar dolar AS di pusat data di seluruh Amerika Serikat pada 2019, CEO Google, Sundar Pichai, mengatakan Rabu (13/2).
Pichai mengatakan investasi baru itu diharapkan akan memungkinkan perusahaan untuk mempekerjakan puluhan ribu pekerja dan menciptakan lebih dari 10.000 pekerjaan konstruksi baru di banyak negara bagian termasuk Nebraska, Nevada, Ohio, Texas dan Oklahoma.
Dengan pendanaan baru, Google akan "memiliki rumah di 24 negara bagian, termasuk pusat data di 13 komunitas," kata Pichai.
Google telah mendorong lebih banyak pelanggan "cloud" dalam bersaing melawan pesaing-pesaing utamanya, Amazon Web Services dan layanan Microsoft Azure.
Pichai menyebut tahun 2019 tahun kedua berturut-turut bahwa Google akan tumbuh lebih cepat di luar Wilayah Teluk San Francisco.
Perusahaan akan terus memperluas kehadirannya di Chicago sambil membuka pusat data baru di wilayah Midwest, negara bagian Ohio dan Nebraska.
Google akan segera meluncurkan pusat data pertamanya di negara bagian Nevada di bagian barat negara itu, kata Pichai.
Pichai mengatakan investasi baru itu diharapkan akan memungkinkan perusahaan untuk mempekerjakan puluhan ribu pekerja dan menciptakan lebih dari 10.000 pekerjaan konstruksi baru di banyak negara bagian termasuk Nebraska, Nevada, Ohio, Texas dan Oklahoma.
Dengan pendanaan baru, Google akan "memiliki rumah di 24 negara bagian, termasuk pusat data di 13 komunitas," kata Pichai.
Google telah mendorong lebih banyak pelanggan "cloud" dalam bersaing melawan pesaing-pesaing utamanya, Amazon Web Services dan layanan Microsoft Azure.
Pichai menyebut tahun 2019 tahun kedua berturut-turut bahwa Google akan tumbuh lebih cepat di luar Wilayah Teluk San Francisco.
Perusahaan akan terus memperluas kehadirannya di Chicago sambil membuka pusat data baru di wilayah Midwest, negara bagian Ohio dan Nebraska.
Google akan segera meluncurkan pusat data pertamanya di negara bagian Nevada di bagian barat negara itu, kata Pichai.
Pewarta : ANTARA
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kominfo bangun pusat data dan dorong perluasan smart city tahun depan
31 December 2021 13:31 WIB, 2021
BPS OKU Timur dapat penghargaan sebagai penyedia data pertanian berkualitas
14 October 2021 9:19 WIB, 2021
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Pertamina EP Adera Field berdayakan warga PALI buat kerajinan dari jerami padi
18 September 2026 18:27 WIB