Garuda kurangi penerbangan Baubau-Kendari
Senin, 26 November 2018 7:23 WIB
Pesawat terbang maskapai Garuda Indonesia (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Baubau (ANTARA News Sumsel) - Garuda Indonesia mengurangi frekuensi jalur penerbangan Baubau-Kendari, Sulawesi Tenggara, sebagai bentuk penyesuaian frekuensi dan optimalisasi rute-rute domestik maskapai itu.
"Betul, per 28 Oktober 2018 penerbangan Garuda Indonesia rute Baubau-Kendari dan sebaliknya sudah kami sesuaikan dari setiap hari menjadi empat kali dalam seminggu," kata Branch Manager Garuda Indonesia Baubau, Erlangga Dwi Aprianto, di Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin.
Empat kali dalam seminggu itu, lanjut dia, adalah hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu.
"Tidak ada kendala dalam penyesuaian frekuensi penerbangan kami. Justru penyesuaian frekuensi ini sejalan dengan optimalisasi rute-rute domestik Garuda Indonesia, di mana kami melihat traffic menuju Kendari-Baubau dan sebaliknya sangat potensial," katanya.
Ia menyebut sejauh ini tingkat isian penumpang boleh dibilang cukup memuaskan. Apalagi jadwal penerbangan disesuaikan dengan golden time yang banyak diminati oleh pengguna layanan penerbangan.
"Di hari-hari yang tetap kami operasikan khususnya Sabtu dan Minggu, masyarakat pengguna layanan melakukan perjalanan untuk berakhir pekan ataupun mengunjungi sanak keluarga," katanya.
Di samping itu, tambah dia, beberapa penumpang kini bisa melanjutkan perjalanan menuju Jakarta (transit via Kendari), sehingga hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk menggunakan layanan penerbangan Garuda.
"Selain itu, tentu saja standar layanan, keselamatan dan keamanan yang selalu konsisten kami jaga," ujarnya.
Jadwal penerbangan untuk rute Baubau-Kendari dengan nomor penerbangan GA 7835, jelas dia, terbang dari pukul 07.45 dan tiba pukul 08.35 Wita. Sebaliknya, Kendari-Baubau dengan nomor penerbangan GA 7836 mengudara pada pukul 14.10 dan tiba pukul 15.00 Wita.
Erlangga mengatakan bila tren permintaan terus meningkat, maka tidak menutup kemungkinan penerbangan pada jalur tersebut akan disesuaikan kembali untuk beroperasi setiap hari.
"Betul, per 28 Oktober 2018 penerbangan Garuda Indonesia rute Baubau-Kendari dan sebaliknya sudah kami sesuaikan dari setiap hari menjadi empat kali dalam seminggu," kata Branch Manager Garuda Indonesia Baubau, Erlangga Dwi Aprianto, di Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin.
Empat kali dalam seminggu itu, lanjut dia, adalah hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu.
"Tidak ada kendala dalam penyesuaian frekuensi penerbangan kami. Justru penyesuaian frekuensi ini sejalan dengan optimalisasi rute-rute domestik Garuda Indonesia, di mana kami melihat traffic menuju Kendari-Baubau dan sebaliknya sangat potensial," katanya.
Ia menyebut sejauh ini tingkat isian penumpang boleh dibilang cukup memuaskan. Apalagi jadwal penerbangan disesuaikan dengan golden time yang banyak diminati oleh pengguna layanan penerbangan.
"Di hari-hari yang tetap kami operasikan khususnya Sabtu dan Minggu, masyarakat pengguna layanan melakukan perjalanan untuk berakhir pekan ataupun mengunjungi sanak keluarga," katanya.
Di samping itu, tambah dia, beberapa penumpang kini bisa melanjutkan perjalanan menuju Jakarta (transit via Kendari), sehingga hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk menggunakan layanan penerbangan Garuda.
"Selain itu, tentu saja standar layanan, keselamatan dan keamanan yang selalu konsisten kami jaga," ujarnya.
Jadwal penerbangan untuk rute Baubau-Kendari dengan nomor penerbangan GA 7835, jelas dia, terbang dari pukul 07.45 dan tiba pukul 08.35 Wita. Sebaliknya, Kendari-Baubau dengan nomor penerbangan GA 7836 mengudara pada pukul 14.10 dan tiba pukul 15.00 Wita.
Erlangga mengatakan bila tren permintaan terus meningkat, maka tidak menutup kemungkinan penerbangan pada jalur tersebut akan disesuaikan kembali untuk beroperasi setiap hari.
Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perjanjian New START Berakhir, Indonesia desak AS-Rusia cegah perlombaan senjata nuklir
08 February 2026 9:36 WIB
Tanamkan nilai kebangsaan sejak dini, Yuk Cici ajak pelajar Bayung Lencir jadi generasi penjaga Indonesia
03 February 2026 19:28 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB
Harga Emas Palembang naik ke Rp16,6 Juta per suku, naik Rp1 Juta dari pekan lalu
09 February 2026 6:07 WIB