Musi Rawas (ANTARA News Sumsel) - Masyarakat Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tua Negeri Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan, dikagetkan dengan ribuan jenis ikan mati mendadak di aliran sungai kelinggi.

"Kasus ikan mati pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB, istri saya mau mandi ke sungai melihat banyak ikan mati dan air  sungai tercium bau busuk dan berlendir," kata warga desa Lubuk Rubai, Ajis, Senin.

Ajis mengaku langsung memberitahu masyarakat dengan pengeras suara di Masjid.

"Saya umumkan kepada masyarakat untuk di tidak menggunakan air sungai karena banyak ikan mati, air berbau busuk, dan berlendir, karena di duga tercemar," terang dia.
 

Masyarakat desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tua Negeri memperlihatkan hasil menangkap ikan mati mendadak disunggai Kelinggi, Senin (3/9) (ANTARA News Sumsel/Marjamin/Erwin Matondang/18)

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Ribuan ikan mati tersebut di duga tercemar akibat limbah dua perusahaan di hulu sungai kelingi desa Lubuk Rumbai.

"Ini sudah kedua kali nya air sungai kelingi didesa kami tercemar, namun hari ini terlihat ikan paling banyak mati bahkan air sungai juga berbau busuk," terang dia.

Akibat air sungai tercemar ia dan warga lainnya di desa Lubuk Rumbai meminta kepada pemerintah kabupaten Musi Rawas agar mencabut izin kedua perusahaan itu.

"Perjanjian dengan kedua perusahaan itu sudah berkali - kali dilakukan, namun masih saja air sungai kami tercemar jadi kami minta perusahaan itu ditutup saja, biar tidak jadi masalah yang merugikan masyarakat umum," tutup dia.

 


Pewarta : Marjamin
Editor : Erwin Matondang
Copyright © ANTARA 2024