Pertamina Hulu Energi OK kelola minyak di OKU
Jumat, 27 Juli 2018 18:55 WIB
Komplek kilang minyak. (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi)
Baturaja (ANTARA News Sumsle) - PT Pertamina Hulu Energi Ogan Komering ditunjuk Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan sebagai pihak pengelola perusahaan minyak di wilayah setempat.
"Pertamina Hulu Energi Ogan Komering (PHE OK) resmi menjadi pengelola minyak di Kabupaten OKU," kata Direktur Operasional dan Produksi PT PHE OK, Eka Riza di Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat.
Dia mengatakan, pihaknya ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten OKU untuk mengelola minyak di wilayah itu menggantikan JOB Pertamina-Jadeston terhitung sejak 20 Mei 2018.
"Sejak 20 Mei 2018, JOB Pertamina-Jadeston (OK) Ltd tidak lagi mengelola perusahaan minyak di Kabupaten OKU," katanya.
Sejalan dengan perubahan itu kata dia, managemen PHE OK mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait dalam mengoperasionalkan perusahaan tersebut.
"Dengan dukungan tersebut operasional perusahaan ini dapat berjalan sesuai harapan," ungkapnya.
Dia menjelaskan, meskipun terdapat perubahan status pengelolanya ?namun sistem operasional tetap dilakukan seperti sebelumnya.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan tidak lain untuk meningkatkan produksi minyak perusahaan tersebut untuk daerah setempat dan negara.
"Mudah-mudahan dengan sinergi semua pihak produksi minyak perusahaan ini kedepannya dapat lebih meningkat," ujarnya.
"Pertamina Hulu Energi Ogan Komering (PHE OK) resmi menjadi pengelola minyak di Kabupaten OKU," kata Direktur Operasional dan Produksi PT PHE OK, Eka Riza di Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat.
Dia mengatakan, pihaknya ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten OKU untuk mengelola minyak di wilayah itu menggantikan JOB Pertamina-Jadeston terhitung sejak 20 Mei 2018.
"Sejak 20 Mei 2018, JOB Pertamina-Jadeston (OK) Ltd tidak lagi mengelola perusahaan minyak di Kabupaten OKU," katanya.
Sejalan dengan perubahan itu kata dia, managemen PHE OK mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait dalam mengoperasionalkan perusahaan tersebut.
"Dengan dukungan tersebut operasional perusahaan ini dapat berjalan sesuai harapan," ungkapnya.
Dia menjelaskan, meskipun terdapat perubahan status pengelolanya ?namun sistem operasional tetap dilakukan seperti sebelumnya.
Menurut dia, hal tersebut dilakukan tidak lain untuk meningkatkan produksi minyak perusahaan tersebut untuk daerah setempat dan negara.
"Mudah-mudahan dengan sinergi semua pihak produksi minyak perusahaan ini kedepannya dapat lebih meningkat," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri Palembang bantu sarana belajar anak korban kebakaran Kelurahan 1 Ilir Palembang
18 May 2026 15:30 WIB
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Kasus penganiayaan balita di Banda Aceh: Tiga pengasuh Daycare jadi tersangka
30 April 2026 7:28 WIB