Kodim OKU bangun jembatan gantung Desa Belimbing
Senin, 2 Juli 2018 6:18 WIB
Arsip- TNI (TMMD)bangun jembatan gantung. (ANTARA News Sumsel/Evan Ervani)
Baturaja ( ANTARA News Sumsel) - Kodim 0403 Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membangun jembatan gantung di Desa Belimbing, Kecamatan Peninjauan melalui kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa 2018.
Komandan Kodim 0403 Ogan Komering Ulu (OKU), Letkol Arm Agung Widodo di Baturaja, Minggu mengatakan jembatan gantung?yang segera dibangun itu sepanjang 130 meter di atas sungai di desa setempat yang menjadi titik pusat kegiatan TMMD pada tahun 2018.
Pelaksanaan pembangunan mulai 10 Juli hingg 8 Agustus 2018 dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga dilakukan secara manunggal TNI dengan warga setempat untuk bergotong royong membangun jembatan gantung.
Termasuk untuk konsumsi makan dan minumnya kami juga melibatkan masyatakat setempat. Misalnya kami memberikan dana kepada warga untuk biaya masak guna makan bersama, jelasnya.
Pembangunan jembatan gantung ini dilakukan untuk sarana menyeberang bagi penduduk desa setempat yang bermukim di seberang sungai.
Menurut dia, jika jembatan gantung itu sudah dibangun maka masyarakat tidak susah lagi melintas khususnya dalam mengangkut hasil panen.
"Jadi tidak perlu lagi mengambil jalan pintas sepanjang 15 kilometer untuk ke seberang sungai," katanya.
Dalam kegiatan TMMD 2018 ini, lanjut dia, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan non fisik lainnya yang yaitu pembangunan jembatan penghubung antar desa dan pembuatan sumur bor air bersih.
"Untuk kegiatan non fisik yang akan kami laksanakan antara lain pengobatan masal, khitanan masal, donor darah, penyuluhan pertanian," ujarnya.
Komandan Kodim 0403 Ogan Komering Ulu (OKU), Letkol Arm Agung Widodo di Baturaja, Minggu mengatakan jembatan gantung?yang segera dibangun itu sepanjang 130 meter di atas sungai di desa setempat yang menjadi titik pusat kegiatan TMMD pada tahun 2018.
Pelaksanaan pembangunan mulai 10 Juli hingg 8 Agustus 2018 dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga dilakukan secara manunggal TNI dengan warga setempat untuk bergotong royong membangun jembatan gantung.
Termasuk untuk konsumsi makan dan minumnya kami juga melibatkan masyatakat setempat. Misalnya kami memberikan dana kepada warga untuk biaya masak guna makan bersama, jelasnya.
Pembangunan jembatan gantung ini dilakukan untuk sarana menyeberang bagi penduduk desa setempat yang bermukim di seberang sungai.
Menurut dia, jika jembatan gantung itu sudah dibangun maka masyarakat tidak susah lagi melintas khususnya dalam mengangkut hasil panen.
"Jadi tidak perlu lagi mengambil jalan pintas sepanjang 15 kilometer untuk ke seberang sungai," katanya.
Dalam kegiatan TMMD 2018 ini, lanjut dia, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan non fisik lainnya yang yaitu pembangunan jembatan penghubung antar desa dan pembuatan sumur bor air bersih.
"Untuk kegiatan non fisik yang akan kami laksanakan antara lain pengobatan masal, khitanan masal, donor darah, penyuluhan pertanian," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polairud Polda Sumsel kumpulkan 300 kantung darah untuk korban gempa Cianjur
24 November 2022 17:33 WIB, 2022
KLHK tahan dua pelaku penjual tumbuhan dilindungi "kantong semar" ke Taiwan
29 May 2020 0:14 WIB, 2020
"Kacung Beruk" penganan unik dengan wadah tanaman hutan kantung semar
30 October 2019 13:05 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB