Mahasiswa China pentaskan gamelan dan tari
Senin, 25 Juni 2018 10:25 WIB
Dokumentasi- Pertunjukan Gamelan. (ANTARA)
Beijing (ANTARA News Sumsel) - Sekitar 70 mahasiswa Central Conservatory of Music (CCOM) Beijing, China, mementaskan gamelan dan tari-tarian dari Indonesia.
"Pementasan ini bagian dari ujian akhir program kelas gamelan, tari Indonesia, dan tabla India jurusan Musik," kata Risnandar, pengajar gamelan CCOM, kepada Antara di Beijing, Senin.
Ia menilai mahasiswa didiknya mampu menyajikan suguhan musik gamelan dan tari selama hampir dua jam dengan apik dan rancak.
Selain gamelan dan tari dari Indonesia, anak didiknya juga mementaskan musik tabla dari India.
Di sela-sela pementasan, Risnandar didampingi Ni Nyoman Yuliar Maheni, pengajar tari dari Institut Seni Indonesia, dan Sarit Das pengajar tabla, memberikan informasi mengenai musik dan tari.
Beberapa musik dan tari yang dibawakan para pelajar CCOM tersebut di antaranya Ladrang Moncer Laras Pelog Pathet Barang, Sound of the Ganges River, Rejang Renteng, Ladrang Wilujeng Laras Slendro Pathet Manyura, Kayida, Tortor, Ladrang Mugi Rahayu Lasar Slendro Pathet Manyura, Sekar Jagat, Lancaran Singa Nebah Laras Slendro Pathet Manyura, Pangpung, kolaborasi kendang-tabla, dan Kecak.
"Meskipun ujian, tapi pementasan tersebut disaksikan sekitar 300 penonton," kata Risnandar menambahkan.
"Pementasan ini bagian dari ujian akhir program kelas gamelan, tari Indonesia, dan tabla India jurusan Musik," kata Risnandar, pengajar gamelan CCOM, kepada Antara di Beijing, Senin.
Ia menilai mahasiswa didiknya mampu menyajikan suguhan musik gamelan dan tari selama hampir dua jam dengan apik dan rancak.
Selain gamelan dan tari dari Indonesia, anak didiknya juga mementaskan musik tabla dari India.
Di sela-sela pementasan, Risnandar didampingi Ni Nyoman Yuliar Maheni, pengajar tari dari Institut Seni Indonesia, dan Sarit Das pengajar tabla, memberikan informasi mengenai musik dan tari.
Beberapa musik dan tari yang dibawakan para pelajar CCOM tersebut di antaranya Ladrang Moncer Laras Pelog Pathet Barang, Sound of the Ganges River, Rejang Renteng, Ladrang Wilujeng Laras Slendro Pathet Manyura, Kayida, Tortor, Ladrang Mugi Rahayu Lasar Slendro Pathet Manyura, Sekar Jagat, Lancaran Singa Nebah Laras Slendro Pathet Manyura, Pangpung, kolaborasi kendang-tabla, dan Kecak.
"Meskipun ujian, tapi pementasan tersebut disaksikan sekitar 300 penonton," kata Risnandar menambahkan.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Juventus vs Pisa 4-0, Si Nyonya Tua mengamuk di babak kedua lewat aksi Cambiaso hingga Boga
08 March 2026 8:11 WIB
KPK dalami isu pemakzulan Bupati Pati, Ketua DPRD Ali Badrudin diperiksa terkait pesan rahasia
25 February 2026 7:03 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB
Danau Ranau di OKU Selatan ramai dikunjungi wisatawan pada libur tahun baru
05 January 2026 14:42 WIB
Pemkot Palembang kembangkan kampung kreatif tingkatkan kunjungan wisatawan
27 December 2025 9:54 WIB
Kantor Berita ANTARA promosikan budaya Sulawesi lewat Festival Fotografi Celebes 2025
14 December 2025 8:17 WIB