Lomba pacuan kuda kepang
Minggu, 6 Mei 2018 19:34 WIB
Dokumentasi- Sejumlah anak didampingi pendampingnya mengikuti workshop membuat jaran kepang (kuda lumping) dari janur (ANTARA)
Sleman (ANTARA News Sumsel) - Panitia HUT Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan lomba "pacuan kuda kepang" di Lapangan Desa Wisata Gamplong, Desa Sumberahayu, Kecamatan Moyudan, Minggu.
Bupati Sleman Sri Purnomo, mengibaskan 'pecut' (cambuk) menandai dimulainya lomba "pacuan kuda kepang".
Sebelumnya Bupati menyerahkan secara simbolis kuda kepang kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Agung Armawanta selaku penyelenggara lomba dan selanjutnya diserahkan kepada yuri.
"Penyelenggaraan lomba yang baru pertama kali dilakukan ini merupakan inovasi baru yang digagasnya mengingat banyaknya kesenian jathilan Sleman namun hanya sebatas pada pertunjukan seni saja dan ternyata dalam kesenian kuda kepang ini ada sesuatu yang digarap yakni dari segi olah raga tanoa meninggalkan unsur seni yang sudah ada," kata Agung.
Menurut dia, dalam pelaksanannya lomba dilaksanakan secara beregu dan perorangan. Untuk beregu satu kuda dinaiki oleh tiga orang dengan jarak tempuh 45 meter.
"Untuk 10 meter pertama semua peserta melakukan tebar pesona dengan menari layaknya pada pentas seni jatilan. Selanjutnya pada 10 meter kedua ada tali yang melintang sehingga peserta harus menunduk atau dengan variasi lain agar tidak menyangkut tali dan 15 meter selanjutnya ada tiga halang rintang setinggi 20 cm yang harus dilompati peserta dan 10 meter terakhir peserta boleh berlari sampai garis finish," katanya.
Bupati Sleman memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreasi baru yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olah raga Sleman dalam acara pacuan kuda kepang.
"Olah raga ini memadukan kreasi olahraga dan seni sehingga diharapkan menjadi olah raga baru yang digemari, dikenal dan berkembang di Sleman," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo, mengibaskan 'pecut' (cambuk) menandai dimulainya lomba "pacuan kuda kepang".
Sebelumnya Bupati menyerahkan secara simbolis kuda kepang kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Agung Armawanta selaku penyelenggara lomba dan selanjutnya diserahkan kepada yuri.
"Penyelenggaraan lomba yang baru pertama kali dilakukan ini merupakan inovasi baru yang digagasnya mengingat banyaknya kesenian jathilan Sleman namun hanya sebatas pada pertunjukan seni saja dan ternyata dalam kesenian kuda kepang ini ada sesuatu yang digarap yakni dari segi olah raga tanoa meninggalkan unsur seni yang sudah ada," kata Agung.
Menurut dia, dalam pelaksanannya lomba dilaksanakan secara beregu dan perorangan. Untuk beregu satu kuda dinaiki oleh tiga orang dengan jarak tempuh 45 meter.
"Untuk 10 meter pertama semua peserta melakukan tebar pesona dengan menari layaknya pada pentas seni jatilan. Selanjutnya pada 10 meter kedua ada tali yang melintang sehingga peserta harus menunduk atau dengan variasi lain agar tidak menyangkut tali dan 15 meter selanjutnya ada tiga halang rintang setinggi 20 cm yang harus dilompati peserta dan 10 meter terakhir peserta boleh berlari sampai garis finish," katanya.
Bupati Sleman memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreasi baru yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olah raga Sleman dalam acara pacuan kuda kepang.
"Olah raga ini memadukan kreasi olahraga dan seni sehingga diharapkan menjadi olah raga baru yang digemari, dikenal dan berkembang di Sleman," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina PHR Zona 4 salurkan 4.000 paket sembako murah di Sumsel
17 August 2026 20:19 WIB
Komisaris utama Pertamina apresiasi kinerja dan kesiapan Kilang Plaju sebagai pelopor energi hijau
24 July 2026 20:22 WIB
Bank Sumsel Babel dukung Pemprov Sumsel wujudkan "Health Tourism" berkelas nasional
06 July 2026 8:14 WIB
FEB Universitas Tridinanti dan ANTARA edukasi mahasiswa cara bijak manfaatkan AI
11 June 2026 16:06 WIB
Bank Sumsel Babel gelar Wali Kota Cup Darussalam meriahkan HUT Kota Palembang
06 June 2026 23:11 WIB
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Tradisi Sadranan Kupat Sewu asal Temanggung diusulkan jadi warisan budaya tak benda
22 August 2026 12:31 WIB
PLTU Banjarsari-FPTI Lahat kembangkan wisata 'waterfall rappelling' di Curug Perigi
24 April 2026 11:40 WIB