Palembang (ANTARA News Sumsel) - Lorong Basah "Night Culinary" menjadi wahana baru pecinta kuliner yang di lucurkan Pemerintah Kota Palembang menyambut Asian Games 2018. Destinasi wisata kuliner baru ini di apresiasi positif oleh sejumlah pedagang lorong basah yang halaman rukonya di gunakan untuk tempat makan dimalam hari ini.

"Semenjak menjadi tempat wisata kuliner lorong basah menjadi lebih bersih dan indah. Kami senang karena adanya Lorong Basah Night Culinary berdampak pada peningkatan pengunjung," ujar Rizka di Palembang, Senin. 

Dia menjelaskan meskipun lapak bagian depan tokonya digunakan oleh pedagang lain dirinya tidak mempermasalahkan hal itu. 

"Toko saya hanya beroperasi saat pagi hingga sore hari, dan saya mendukung adanya Lorong Basah Night Culinary karena Pemkot Palembang sudah memberikan kami sosialisasi sebelumnya," kata dia. 

Rachmad pemilik toko di lorong basah juga memiliki pendapat yang sama.

"Setelah menjadi sentra kuliner lorong basah semakin ramai dan omzet pedagang ikut meningkat. "

Dia kembali menjelaskan saat ini toko miliknya tetap buka hingga malam hari namun hal ini berlaku saat akhir pekan saja.

"Saya melihat ada peluang besar disini, sehingga saya  memutuskan untuk membuka toko juga saat sabtu malam dan minggu malam saja," tuturnya. 

Banyaknya masyarakat yang merasa  penasaran berkunjung ke Lorong Basah Night Culinary, membuat peningkatan omset bagi para pedagang lorong basah itu sendiri. 

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengaku Lorong Basah Night Culinary dibuat oleh pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui sentra ekonomi baru. 

"Sekarang lorong basah sudah bagus maka dari itu kami mengajak pedagang di lorong basah dan sekitarnya untuk sama -sama menjaga kebersihan dan kenyamanan lorong basah ini," tutupnya.

Pewarta : Amanda Lydia Putri
Editor : Erwin Matondang
Copyright © ANTARA 2024