Jambore Nasional Pemuda Adat digelar Kampung Muser
Rabu, 18 April 2018 13:39 WIB
Jambore Nasional Pemuda Adat yang digelar tahun lalu. (ist)
Paser, Kalimantan Timur, (ANTARA News Sumsel) - Jambore Nasional Barisan Pemuda Adat Nusantara III digelar di Kampung Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada 18-21 April 2018 dengan tema "Keberagaman Mengurus Wilayah Adat".
Ketua Panitia Jambore Nasional Barisan Pemuda Adat Nasional Siringoringo mengatakan jambore tersebut diharapkan dapat membakar semangat para pemuda adat untuk menjaga tanah leluhurnya.
"Sebagai pemuda tidak ada hambatan yang bisa menghalangi semangat menjaga tanah adat," kata dia dalam sambutannya di Kampung Muser, Rabu.
Dia mengapresiasi para pemuda yang datang dari berbagai eilayah, dari Aceh hingga Papua untuk mengambil aksi dalam melestarikan adatnya.
Jumlah peserta yang hadir pada hari pertama adalah 187 orang, yang terdiri dari 18 pengurus wilayah, 34 pengurus daerah.
Mengenai tempat penyelenggaraan jambore di Kampung Muser, disebutkan, kampung ini telah lenyap sebagai wilayah adat turun menurun karena kedatangan konsesi tambang batubara PT. Kideco dan perkebunan kelapa sawit.
Sebelum kedatangan Kideco, Kampung Muser merupakan wilayah adat yang subur dan memiliki hutan yang sangat produktif.
Hutan sekitar wilayah mereka menghasilkan madu hutan, kopi dan rotan, namun sekarang hutan mereka telah rusak.
Untuk itu mereka mengajak masyarakat Muser untuk kembali menjaga wilayah kampungnya.
Ketua Panitia Jambore Nasional Barisan Pemuda Adat Nasional Siringoringo mengatakan jambore tersebut diharapkan dapat membakar semangat para pemuda adat untuk menjaga tanah leluhurnya.
"Sebagai pemuda tidak ada hambatan yang bisa menghalangi semangat menjaga tanah adat," kata dia dalam sambutannya di Kampung Muser, Rabu.
Dia mengapresiasi para pemuda yang datang dari berbagai eilayah, dari Aceh hingga Papua untuk mengambil aksi dalam melestarikan adatnya.
Jumlah peserta yang hadir pada hari pertama adalah 187 orang, yang terdiri dari 18 pengurus wilayah, 34 pengurus daerah.
Mengenai tempat penyelenggaraan jambore di Kampung Muser, disebutkan, kampung ini telah lenyap sebagai wilayah adat turun menurun karena kedatangan konsesi tambang batubara PT. Kideco dan perkebunan kelapa sawit.
Sebelum kedatangan Kideco, Kampung Muser merupakan wilayah adat yang subur dan memiliki hutan yang sangat produktif.
Hutan sekitar wilayah mereka menghasilkan madu hutan, kopi dan rotan, namun sekarang hutan mereka telah rusak.
Untuk itu mereka mengajak masyarakat Muser untuk kembali menjaga wilayah kampungnya.
Pewarta : Aubrey Kandelila Fanani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia peringkat dua dunia program pemberian makan di sekolah, capai 49 juta siswa
09 March 2026 12:35 WIB
Produksi Minyak PEP Limau Field melejit 5.102 BOPD, perkuat pasokan energi nasional
06 March 2026 11:33 WIB
Update harga pangan nasional Rabu pagi: Cabai rawit merah Rp74.750, beras medium Rp15.900 per kg
04 March 2026 9:41 WIB
Kawal program MBG, BPKP Sumsel dan Badan Gizi Nasional perkuat pengawasan di Palembang
03 March 2026 19:09 WIB
Pendakian Gunung Rinjani dibuka 1 April 2026, simak jadwal dan aturan barunya
03 March 2026 9:45 WIB
Menhub: Perbaikan jalan nasional dan tol di Sumsel ditargetkan rampung H-10
26 February 2026 5:39 WIB
Kadin apresiasi pemerintah tunda impor 105.000 mobil India untuk Kopdes Merah Putih
23 February 2026 19:17 WIB
Bulog tembus pasar Saudi, dapur Haji Makkah-Madinah diperintah pakai beras nasional
22 February 2026 9:02 WIB
Amankan 125 juta hektare kawasan hutan nasional, kuota polisi hutan ditambah 70 ribu personel
20 February 2026 4:39 WIB
Terpopuler - Seni & Budaya
Lihat Juga
Dinas Pariwisata Palembang promosikan Ziarah Kubro menjelang 10 hari Ramadhan
17 February 2025 19:57 WIB, 2025