PLN Babel kumpulkan pengguna kendaraan listrik
Minggu, 25 Februari 2018 21:19 WIB
Dokumentasi- Mobil listrik. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)
Pangkalpinang (ANTARA News Sumsel) - PT PLN Wilayah Bangka Belitung mengumpulkan para pengguna kendaraan listrik di Pangkalpinang dan sekitarnya guna mendukung program "Bangka Belitung Go Green" di daerah itu.
General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, di Pangkalpinang, Minggu, mengatakan kendaraan listrik yang dikumpulkan meliputi sepeda motor listrik, mobil listrik dan sepeda listrik.
"Ini merupakan teknologi terkini dalam dunia transportasi. Berbagai pabrikan besar kini mulai memproduksi kendaraan listrik, seperti Tesla, Viar, Yamaha, dan Selis. Berbagai kelebihannya antara lain emisi nol karena tidak menghasilkan gas buang dan biaya operasional yang relatif murah," katanya.
Mengenai hal tersebut, Abdul Mukhlis menyampaikan bahwa PLN sangat siap menghadapi teknologi transportasi berbasis listrik ini.
"Daya mampu pada sistem bangka sebesar 177 MW dengan beban puncak sebesar 134 MW, sedangkan pada sistem Belitung daya mampu sebesar 81 MW dengan beban puncak 39 MW. Kondisi ini menggambarkan kesiapan PLN untuk menyambut era baru dalam mewujudkan 'Bangka Belitung Go Green', salah satunya penggunaan kendaraan listrik," katanya.
Untuk menyambut era kendaraan listrik, selain kecukupan pasokan daya, PLN Babel juga telah membangun infrastruktur berupa stasiun penyedia listrik umum (SPLU) di Bangka Belitung.
"Saat ini telah terpasang 20 titik SPLU dan akan dipasang lagi sebanyak 18 SPLU di tempat-tempat umum lainnya," ujarnya.
(T.KR-AMD/R. Mulyadi)
General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, di Pangkalpinang, Minggu, mengatakan kendaraan listrik yang dikumpulkan meliputi sepeda motor listrik, mobil listrik dan sepeda listrik.
"Ini merupakan teknologi terkini dalam dunia transportasi. Berbagai pabrikan besar kini mulai memproduksi kendaraan listrik, seperti Tesla, Viar, Yamaha, dan Selis. Berbagai kelebihannya antara lain emisi nol karena tidak menghasilkan gas buang dan biaya operasional yang relatif murah," katanya.
Mengenai hal tersebut, Abdul Mukhlis menyampaikan bahwa PLN sangat siap menghadapi teknologi transportasi berbasis listrik ini.
"Daya mampu pada sistem bangka sebesar 177 MW dengan beban puncak sebesar 134 MW, sedangkan pada sistem Belitung daya mampu sebesar 81 MW dengan beban puncak 39 MW. Kondisi ini menggambarkan kesiapan PLN untuk menyambut era baru dalam mewujudkan 'Bangka Belitung Go Green', salah satunya penggunaan kendaraan listrik," katanya.
Untuk menyambut era kendaraan listrik, selain kecukupan pasokan daya, PLN Babel juga telah membangun infrastruktur berupa stasiun penyedia listrik umum (SPLU) di Bangka Belitung.
"Saat ini telah terpasang 20 titik SPLU dan akan dipasang lagi sebanyak 18 SPLU di tempat-tempat umum lainnya," ujarnya.
(T.KR-AMD/R. Mulyadi)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Polisi selamatkan 13 wisatawan tenggelam akibat kapal karam di Labuan Bajo
27 September 2026 17:13 WIB
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Tim SAR gabungan cari nelayan hilang di perairan Kuala Tungkal Tanjabbar
27 September 2026 12:24 WIB
Peringatan Dini BMKG: Potensi gelombang tinggi 4 meter dan hujan lebat lokal
23 September 2026 10:37 WIB
Akses Jalan Solok - Padang lumpuh akibat banjir bandang, polisi imbau lewat Padang Panjang
22 September 2026 8:15 WIB