Mahir menggambar sketsa dengan cepat
Rabu, 25 Oktober 2017 16:58 WIB
Dokumentasi- Hasil karya sketsa Aryo Bimo, seniman sketsa Kota Tua. (ANTARA/KamiSketsa Galeri Nasional Indonesia)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Anda tertarik mahir menggambar sketsa? Kunci
utama seni ini adalah keberanian dan rasa, menurut Zamrud Setya Negara,
dari Galeri Nasional Indonesia.
"Salah kalau tidak berani mencoba menggambar sketsa. Kalau sudah berani menggambar sketsa, gunakan "rasa" untuk mendapatkan gambaran sketsa yang terbaik," ujar dia dalam keterangan tertulis Galeri Nasional Indonesia, Sabtu.
Sejumlah alat yang dibutuhkan untuk mengerjakan seni rupa ini antara lain clipboard berbahan kayu sebagai alas menggambar, kertas putih serta alat tulis seperti spidol, ballpoint, lidi dan tinta cina, kuas serta drawing pen.
Saat ini di Galeri Nasional Indonesia telah dibuka kelas menggambar sketsa, "KamiSketsa" setiap hari Kamis. Nantinya para peserta kelas bisa memilih sendiri alat tulis yang dirasa nyaman untuk menggambar.
Sketsa-sketsa hasil karya para peserta nantinya dipajang di dinding ruang basecamp KamiSketsa di Galeri Nasional Indonesia. Hal ini untuk memotivasi masyarakat agar turut bergabung dalam program KamiSketsa selanjutnya.
Di samping itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi publik untuk menggalakkan gerakan menggambar sketsa sehigga seni ini dan seni rupa umumnya semakin dicintai masyarakat dan terus berkembang.
"Salah kalau tidak berani mencoba menggambar sketsa. Kalau sudah berani menggambar sketsa, gunakan "rasa" untuk mendapatkan gambaran sketsa yang terbaik," ujar dia dalam keterangan tertulis Galeri Nasional Indonesia, Sabtu.
Sejumlah alat yang dibutuhkan untuk mengerjakan seni rupa ini antara lain clipboard berbahan kayu sebagai alas menggambar, kertas putih serta alat tulis seperti spidol, ballpoint, lidi dan tinta cina, kuas serta drawing pen.
Saat ini di Galeri Nasional Indonesia telah dibuka kelas menggambar sketsa, "KamiSketsa" setiap hari Kamis. Nantinya para peserta kelas bisa memilih sendiri alat tulis yang dirasa nyaman untuk menggambar.
Sketsa-sketsa hasil karya para peserta nantinya dipajang di dinding ruang basecamp KamiSketsa di Galeri Nasional Indonesia. Hal ini untuk memotivasi masyarakat agar turut bergabung dalam program KamiSketsa selanjutnya.
Di samping itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi publik untuk menggalakkan gerakan menggambar sketsa sehigga seni ini dan seni rupa umumnya semakin dicintai masyarakat dan terus berkembang.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi: Pinjaman daring ilegal tagih utang dengan ancaman gambar porno
14 October 2021 17:29 WIB, 2021
488 motif gambar cadas prasejarah ditemukan di situs Kel Lein Pulau Kaimear
21 June 2021 21:18 WIB, 2021