Mendesak wadah jembatani ilmuwan dengan industri
Minggu, 1 Oktober 2017 1:18 WIB
Salah satu booth yang memamerkan karya inovasi dibidang kimia dalam ajang Puspiptek Innovation Festival 2017 di Puspiptek Serpong Tangerang Selatan. (ANTARA FOTO/Gane)
Tangerang Selatan (ANTARA Sumsel) - Direktur Sistem Inovasi Kementerian Ristekdikti, Dr Ir Ophirtus Sumule DEA mengatakan kehadiran wadah yang mampu menjembatani ilmuwan dengan industri sudah sangat mendesak menumbuhkan kemandirian ekonomi.
"Untuk itu Kemenristekdikti telah mengalokasikan anggaran untuk menyediakan wadah untuk memamerkan karya inovasi ilmuwan agar dapat diketahui masyarakat termasuk kalangan industri," kata Ophirtus saat dihubungi, Jumat.
Kalau sebelumnya melalui kerja sama dengan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) memberikan penghargaan kepada karya inovasi terbaik hasil riset perguruan tinggi yang diseleksi unsur pemerintah dan pengusaha, maka Jumat (28/9) betempat di Puspiptek Kota Tangerang Selatan diselenggarakan festival inovasi.
Ophir menilai karya-karya inovasi dari kalangan ilmuwan saat ini sangatlah luar biasa tidak kalah dengan negara lain, dengan sedikit dorongan sudah dapat masuk ke dalam pasar serta akan memberikan dampak yang luar biasa.
Menurut dia, apabila karya-karya inovasi tersebut dapat direalisasikan maka tidak hanya mengurangi ketergantungan kepada teknologi dari luar tetapi juga menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.
"Menjadi tugas kami agar semua karya inovasi itu dapat ditangkap kalangan industri, mengingat para peneliti tidak mengerti bisnis. Kalangan industri juga harus diberikan insentif agar produk inovasi ini mampu bersaing dengan produk negara lain," kata Ophir.
Ophir menjelaskan agar produk inovasi ini laku di pasar harus ada sertifikasi, untuk di dalam negeri sudah ada SNI, serta seharusnya ditambah lagi dengan regulasi, kemudian untuk perlindungan bagi peneliti saat ini sudah ada hak kekayaan intelektual (HAKI).
Terkait dengan penyelenggaraaan Puspiptek Innovation Festival 2017, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir berpesan sebagai kawasan pengetahuan dan teknologi, Puspiptek diharapkan menjadi wadah bagi ilmuwan menghasilkan karya inovasi.
Menristekdikti minta agar Puspiptek menjadi Natioal Science and Technology Park (NSTP) tujuannya untuk membuka lebih banyak lagi kunjungan masyarakat baik itu pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, pemerintah, serta pelaku industri.
Mohamad Nasir juga berharap penyelenggaraan Puspiptek Innovation Festival 2017 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat agar mereka lebih memahami teknologi dan pengetahuan yang sudah berhasil dikembangkan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany berharap berbagai inovasi yang dihasilkan dari Puspiptek dapat diaplikasikan bagi pembangunan Kota Tangerang Selatan untuk menjadikannya sebagai kota pintar (smart city).
Dia juga sangat mendukung penyelenggaraan festival inovasi karena dapat menjadi sarana berbagai sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya warga Kota Tangerang Selatan.
"Untuk itu Kemenristekdikti telah mengalokasikan anggaran untuk menyediakan wadah untuk memamerkan karya inovasi ilmuwan agar dapat diketahui masyarakat termasuk kalangan industri," kata Ophirtus saat dihubungi, Jumat.
Kalau sebelumnya melalui kerja sama dengan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) memberikan penghargaan kepada karya inovasi terbaik hasil riset perguruan tinggi yang diseleksi unsur pemerintah dan pengusaha, maka Jumat (28/9) betempat di Puspiptek Kota Tangerang Selatan diselenggarakan festival inovasi.
Ophir menilai karya-karya inovasi dari kalangan ilmuwan saat ini sangatlah luar biasa tidak kalah dengan negara lain, dengan sedikit dorongan sudah dapat masuk ke dalam pasar serta akan memberikan dampak yang luar biasa.
Menurut dia, apabila karya-karya inovasi tersebut dapat direalisasikan maka tidak hanya mengurangi ketergantungan kepada teknologi dari luar tetapi juga menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.
"Menjadi tugas kami agar semua karya inovasi itu dapat ditangkap kalangan industri, mengingat para peneliti tidak mengerti bisnis. Kalangan industri juga harus diberikan insentif agar produk inovasi ini mampu bersaing dengan produk negara lain," kata Ophir.
Ophir menjelaskan agar produk inovasi ini laku di pasar harus ada sertifikasi, untuk di dalam negeri sudah ada SNI, serta seharusnya ditambah lagi dengan regulasi, kemudian untuk perlindungan bagi peneliti saat ini sudah ada hak kekayaan intelektual (HAKI).
Terkait dengan penyelenggaraaan Puspiptek Innovation Festival 2017, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir berpesan sebagai kawasan pengetahuan dan teknologi, Puspiptek diharapkan menjadi wadah bagi ilmuwan menghasilkan karya inovasi.
Menristekdikti minta agar Puspiptek menjadi Natioal Science and Technology Park (NSTP) tujuannya untuk membuka lebih banyak lagi kunjungan masyarakat baik itu pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, pemerintah, serta pelaku industri.
Mohamad Nasir juga berharap penyelenggaraan Puspiptek Innovation Festival 2017 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat agar mereka lebih memahami teknologi dan pengetahuan yang sudah berhasil dikembangkan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany berharap berbagai inovasi yang dihasilkan dari Puspiptek dapat diaplikasikan bagi pembangunan Kota Tangerang Selatan untuk menjadikannya sebagai kota pintar (smart city).
Dia juga sangat mendukung penyelenggaraan festival inovasi karena dapat menjadi sarana berbagai sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya warga Kota Tangerang Selatan.
Pewarta : Ganet Dirgantoro
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri tampilkan modifikasi Hidraulic Power sebagai potensi penghematan di ajang SRINOVA 2024
01 August 2024 13:24 WIB, 2024
Pusri Palembang tembus tiga besar BUMN Millenial Innovation Summit 2020
30 July 2020 12:41 WIB, 2020
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB