Semarang (Antarasumsel.com) - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengapresiasi pengungkapan penyelundupan 1 ton narkotika jenis Sabu-sabu di Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

"Saya apresiasi karena ini cukup besar," katanya di Semarang, Kamis.

Dalam pengungkapan tersebut, seorang warga Negara Taiwan bernama Lin Ming Hua yang diduga sebagai bandar tewas ditembak.

Menurut Kapolri, meminta anggotanya melanjutkan upaya pemberantasan narkotika meski harus menembak mati bandar narkoba.

"Lanjutkan. Kalau bandar melawan, selesaikan," katanya.

Ia menuturkan terungkapnya penyelundupan 1 ton sabu ini menunjukkan Indonesia masih menjadi pasar potensial peredaran narkotika.

Oleh karena itu, kata dia, perlu pengembangan lebih lanjut tentang jaringan ini.

Sebelumnya, Kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat sekitar satu ton di sebuah hotel sekitar Pantai Anyer, Serang, Banten.

Pengungkapan penyelundupan itu sendiri berkat kerja sama pihak Kepolisian Republik Indonesia dengan Kepolisian Taiwan.

Sabu-sabu tersebut terdiri atas 51 paket yang dibungkus dalam ukuran masing-masing 20 kilogram.

Pewarta : I.C.Senjaya
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024