Legislator perkenalkan wisata Al-Quran Raksasa kepada masyarakat
Senin, 26 Juni 2017 19:20 WIB
Legislator perkenalkan Al-Quran raksasa kepada warga (Antarasumsel.com/Feny Selly/17)
Palembang (Antarasumsel.com) - Anggota Komisi I DPR RI asal Sumatera Selatan, Syofatillah Mohzaib mengajak warga untuk memperkenalkan wisata religi Al-Quran raksasa yang ada di Kota Palembang kepada masyarakat luas.
"Bila anda berfoto dan berkunjung di sini sebarkan dan ceritakanlah pengalaman berkunjung ke sini," Kata Syofatillah saat menerima pengunjung Bait Al-Quran Al Akbar di Palembang, Senin atau libur lebaran hari kedua.
Menurut dia, mengunjungi ukiran Al-Quran raksasa yang hanya ada satu-satunya di dunia ini memiliki banyak manfaat.
"Belum lagi mendapat pahala, karena memaca Al-Quran dan pengalaman luar biasa berhadapan dengan Al-Quran yang dibuat atas izin Allah ini," ujar dia.
Pria yang juga pemerkarsa dan pengurus Al-Quran Al Akbar mengakui memang adanya uang infaq untuk masuk saat mengunjungi lokasi ini.
Namun uang infaq tersebut dijabarkannya dipergunakan bagi perawatan dan membayar gaji pegawai yang mengurus Al-Quran terbuat dari kayu tembesu itu.
Pantauan di lapangan, pada hari kedua lebaran ini ratusan warga silih berganti mengunjungi Al-Quran yang berhasil menembus rekor dunia ini.
Al-Quran yang diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berukuran masing-masing lembar halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter.
Bahan utama Al-Quran ini menghabiskan 40 meter kubik kayu tembesu dengan demikian biaya pembangunannya mencapai hampir dua miliar rupiah.
"Bila anda berfoto dan berkunjung di sini sebarkan dan ceritakanlah pengalaman berkunjung ke sini," Kata Syofatillah saat menerima pengunjung Bait Al-Quran Al Akbar di Palembang, Senin atau libur lebaran hari kedua.
Menurut dia, mengunjungi ukiran Al-Quran raksasa yang hanya ada satu-satunya di dunia ini memiliki banyak manfaat.
"Belum lagi mendapat pahala, karena memaca Al-Quran dan pengalaman luar biasa berhadapan dengan Al-Quran yang dibuat atas izin Allah ini," ujar dia.
Pria yang juga pemerkarsa dan pengurus Al-Quran Al Akbar mengakui memang adanya uang infaq untuk masuk saat mengunjungi lokasi ini.
Namun uang infaq tersebut dijabarkannya dipergunakan bagi perawatan dan membayar gaji pegawai yang mengurus Al-Quran terbuat dari kayu tembesu itu.
Pantauan di lapangan, pada hari kedua lebaran ini ratusan warga silih berganti mengunjungi Al-Quran yang berhasil menembus rekor dunia ini.
Al-Quran yang diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berukuran masing-masing lembar halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter.
Bahan utama Al-Quran ini menghabiskan 40 meter kubik kayu tembesu dengan demikian biaya pembangunannya mencapai hampir dua miliar rupiah.
Pewarta : Feny Selly
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB
Asosiasi pengusaha kue Sumsel santuni 50 anak yatim di Museum Bayt Al-Quran akbar
13 September 2025 9:39 WIB
Pemprov Sumsel kembangkan rumah tahfidz di pelosok desa entaskan buta Al Quran
05 September 2025 6:19 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Pengunjung destinasi wisata Al Quran Akbar Palembang meningkat selama momentum Isra Mi'raj
19 January 2026 6:35 WIB