Mukomuko (Antarasumsel.com) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada tahun 2017 memprioritaskan bantuan kelambu untuk ibu hamil yang berada di wilayah endemik malaria daerah di daerah ini.
"Pendistribusian sebanyak 3.950 lembar kelambu pada bulan ini di 10 puskesmas yang tinggi kasus malaria berdasarkan data tahun 2013. Bantuan kelambu untuk ibu hamil di wilayah puskesmas tersebut," kata Petugas Monitoring dan Evaluasi "Global Fund" Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Ruli Herlindo, di Mukomuko, Selasa.
Ia menyebutkan sebanyak 10 puskesmas yang tinggi kasus malaria berdasarkan data tahun 2013, yakni Puskesmas Desa Pasar Bantal, Puskesmas Kecamatan Kota Mukomuko, Puskesmas Kecamatan Ipuh, Puskesmas Desa Lalang Luas, dan Puskesmas Kecamatan Lubuk Pinang.
Kemudian, Puskesmas Desa Dusun Baru, Puskesmas Kecamatan Penarik, Puskesmas Kecamatan Air Rami, dan Puskesmas Kecamatan Pondok Suguh.
Ia menyebutkan, sedangkan data jumlah ibu hamil yang tersebar di 10 puskesmas yang akan menerima bantuan kelambu gratis tersebut sekitar 3.121 orang.
Ia mengatakan, karena jumlah kelambu lebih banyak dibandingkan dengan jumlah ibu hamil di daerah itu, sehingga kelebihan kelambu renvananya menjadi "Buffer Stok" untuk ibu hamil berikutnya.
Ia menerangkan, prioritas bantuan kelambu itu untuk ibu hamil guna melindungi ibu dan calon bayi dari penuyakit malaria. Karena ibu yang terkena penyakit malaria dapat berdampak langsung terhadap bayi yang dilahirkan.
Mukomuko prioritaskan bantuan kelambu untuk ibu hamil
Rabu, 7 Juni 2017 10:18 WIB
Ilustrasi. (ANTARA)
Pewarta : Ferri Arianto
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi tak sangka Pelabuhan Wae Kelambu Labuan Bajo jadi sangat besar
14 October 2021 13:04 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Kemendag: Indonesia ekspor obat pereda nyeri senilai Rp2,4 miliar ke Korsel
14 February 2026 10:21 WIB