Tenaga honorer DPRD akan dapat jaminan BPJS
Selasa, 23 Mei 2017 6:44 WIB
BPJS Ketenagakerjaan. (Antarasumsel.com/Grafis/Ang)
Baturaja (Antarasumsel.com) - Sejumlah tenaga honorer di lingkup Sekretariat DPRD Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan akan mendapat jaminan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS.
Sekretariat setempat akan mempelajari program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa menerima tenaga honorer sebagai peserta, kata Sekretaris DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), A Karim melalui Kasubag Rumah Tangga, Nizar Andriansyah, di Baturaja, Senin.
Menurut dia, pihaknya dapat informasi jika honorer dan tenaga kerja sukarela (TKS)
bisa dijamin menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Ini akan kita pelajari dulu. Jika tidak bertentangan dengan aturan, kenapa tidak hal tersebut kita terapkan," kata Nizar Andriansyah.
Ia menjelaskan, jika tidak bertentangan dengan aturan ada baiknya diterapkan untuk memberikan jaminan kepada tenaga kerja honorer yang ada.
"Tadi sudah berkoordinasi dengan Sekwan secara lisan. Untuk realisasinya ini akan kita pelajari terlebih dahulu aturannya," ucap dia.
Mengenai jumlah honorer di Sekretariat DPRD, kata Nizar, jumlahnya cukup banyak mencapai puluhan orang.
Ia mengaku, selama ini memang belum ada jaminan hari tua untuk para honorer dan TKS.
"Jika aturannya ada dan tidak bertentangan untuk kita menerapkan honorer sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, itu sangat bermanfaat untuk mereka jika diterapkan. Setidaknya memberikan jaminan masa tua dan pensiun atau saat mereka jika tidak lagi bekerja sebagai honorer," ucap Nizar.
Marketing Officer BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Kukuh Pratama mengatakan, sebenarnya honorer dan TKS bisa saja mengikuti dan mendaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Bukan hanya karyawan perusahaan saja yang bisa. TKS dan honorer kalau mau juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kecuali PNS, sebab ranahnya itu Taspen," kata Kukuh.
Ia menjelaskan, ada empat program yang bisa dimanfaatkan, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kerja, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
Ia menambahkan, mengenai peserta dari tenaga honorer, sudah bekerja sama dengan pemerintahan di wilayah Sumsel.
Khusus di wilayah Sumsel lebih kurang ada 40 persen honorer sudah terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, jelasnya.
Sekretariat setempat akan mempelajari program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa menerima tenaga honorer sebagai peserta, kata Sekretaris DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), A Karim melalui Kasubag Rumah Tangga, Nizar Andriansyah, di Baturaja, Senin.
Menurut dia, pihaknya dapat informasi jika honorer dan tenaga kerja sukarela (TKS)
bisa dijamin menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Ini akan kita pelajari dulu. Jika tidak bertentangan dengan aturan, kenapa tidak hal tersebut kita terapkan," kata Nizar Andriansyah.
Ia menjelaskan, jika tidak bertentangan dengan aturan ada baiknya diterapkan untuk memberikan jaminan kepada tenaga kerja honorer yang ada.
"Tadi sudah berkoordinasi dengan Sekwan secara lisan. Untuk realisasinya ini akan kita pelajari terlebih dahulu aturannya," ucap dia.
Mengenai jumlah honorer di Sekretariat DPRD, kata Nizar, jumlahnya cukup banyak mencapai puluhan orang.
Ia mengaku, selama ini memang belum ada jaminan hari tua untuk para honorer dan TKS.
"Jika aturannya ada dan tidak bertentangan untuk kita menerapkan honorer sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, itu sangat bermanfaat untuk mereka jika diterapkan. Setidaknya memberikan jaminan masa tua dan pensiun atau saat mereka jika tidak lagi bekerja sebagai honorer," ucap Nizar.
Marketing Officer BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Kukuh Pratama mengatakan, sebenarnya honorer dan TKS bisa saja mengikuti dan mendaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Bukan hanya karyawan perusahaan saja yang bisa. TKS dan honorer kalau mau juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kecuali PNS, sebab ranahnya itu Taspen," kata Kukuh.
Ia menjelaskan, ada empat program yang bisa dimanfaatkan, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kerja, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
Ia menambahkan, mengenai peserta dari tenaga honorer, sudah bekerja sama dengan pemerintahan di wilayah Sumsel.
Khusus di wilayah Sumsel lebih kurang ada 40 persen honorer sudah terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan, jelasnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang perluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sasar ketua RT/RW
20 July 2026 19:58 WIB
Pemkab OKU berikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 7.433 pekerja non-ASN di 2026
06 March 2026 4:40 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tim SAR evakuasi tujuh pendaki Gunung Nokilalaki Sigi yang kehabisan logistik
13 September 2026 16:44 WIB
Keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 cemas menanti evakuasi di Pelabuhan Trisakti
13 September 2026 16:35 WIB
Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa: 6 meninggal, 97 selamat
13 September 2026 16:32 WIB
Kapal Pertamina selamatkan 16 korban KMP Virgo Transport 08 di Laut Jawa
13 September 2026 16:29 WIB
Pemadaman kebakaran Gunung Bromo lewat water bombing terkendala cuaca buruk
13 September 2026 16:21 WIB
Basarnas kerahkan helikopter cari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
13 September 2026 12:52 WIB
Tim SAR pusatkan pencarian lima jurnalis hilang di radius terdekat Gunung Anak Krakatau
11 September 2026 21:26 WIB
Lima penerbangan Palembang-Jakarta dibatalkan, dampak erupsi Anak Krakatau
06 September 2026 9:35 WIB