Dua warga tewas tersetrum kabel putus
Selasa, 2 Mei 2017 8:49 WIB
Ilustrasi (Foto Istimewa)
Pekanbaru (Antarasumsel.com) - Dua warga Kota Pekanbaru, Riau, tewas tersetrum saat hujan lebat yang juga mengakibatkan banjir pada Senin (1/5) malam.
Kapolsek Sukajadi Kompol Hermawi menjelaskan kedua korban adalah Azwar Antoni (41), tukang jahit di Jl. Cipta Karya Gang Lele Jumbo Kelurahan Tuah Karya dan Ermawati (56) di Jalan Dagang, tak jauh dari lokasi pertama.
Azwar ditemukan warga dalam posisi telentang di samping sepeda motornya di Jalan Putri Nilam sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak jauh dari tubuhnya terdapat kabel listrik yang putus dan menyatu dengan genangan air setinggi sekitar 30 centimeter.
Azwar yang masih mengenakan helm ketika ditemukan warga diperkirakan jatuh dari sepeda motornya.
Polisi yang mendapat laporan dari warga segera menghubungi PLN untuk memutuskan aliran listrik kabel di daerah itu.
Sementara itu, Ermawati diduga tewas tersetrum akibat memegang tiang listrik di depan rumahnya.
"Ketika itu hujan lebat, tiang listriknya basah. Di situ kios-kios, tiang listrik hanya satu meter jaraknya dan melubangi atap," kata Hermawi.
Korban membersihkan parit depan rumahnya, lalu terpeleset dan memegang tiang listrik. Setelah listrik padam masyarakat mencoba membawa korban ke Rumah Sakit Eria Bunda, namun nyawanya tak tertolong.
"Saat ini listrik sudah dipadamkan dan PLN sedang bekerja. Kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Jl. Kartini untuk divisum. Keluarga menolak untuk diotopsi dan mayat sudah diserahkan ke ahli waris," ujar Hermawi.
Kapolsek Sukajadi Kompol Hermawi menjelaskan kedua korban adalah Azwar Antoni (41), tukang jahit di Jl. Cipta Karya Gang Lele Jumbo Kelurahan Tuah Karya dan Ermawati (56) di Jalan Dagang, tak jauh dari lokasi pertama.
Azwar ditemukan warga dalam posisi telentang di samping sepeda motornya di Jalan Putri Nilam sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak jauh dari tubuhnya terdapat kabel listrik yang putus dan menyatu dengan genangan air setinggi sekitar 30 centimeter.
Azwar yang masih mengenakan helm ketika ditemukan warga diperkirakan jatuh dari sepeda motornya.
Polisi yang mendapat laporan dari warga segera menghubungi PLN untuk memutuskan aliran listrik kabel di daerah itu.
Sementara itu, Ermawati diduga tewas tersetrum akibat memegang tiang listrik di depan rumahnya.
"Ketika itu hujan lebat, tiang listriknya basah. Di situ kios-kios, tiang listrik hanya satu meter jaraknya dan melubangi atap," kata Hermawi.
Korban membersihkan parit depan rumahnya, lalu terpeleset dan memegang tiang listrik. Setelah listrik padam masyarakat mencoba membawa korban ke Rumah Sakit Eria Bunda, namun nyawanya tak tertolong.
"Saat ini listrik sudah dipadamkan dan PLN sedang bekerja. Kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Jl. Kartini untuk divisum. Keluarga menolak untuk diotopsi dan mayat sudah diserahkan ke ahli waris," ujar Hermawi.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cegah listrik padam di Sumatera, PLN minta Gubernur Sumsel buka jalan truk batu bara di Lubuk Linggau
22 January 2026 14:10 WIB
Masjid Agung Palembang gunakan panel surya, kini tak terganggu oleh pemadaman listrik
20 January 2026 7:12 WIB
PLN Lahat bantu pemulihan jaringan listrik di Aceh, kirim tim relawan khusus
17 December 2025 8:13 WIB
PLN Sumsel, Jambi dan Bengkulu siagakan 3.393 personel jaga keandalan listrik di akhir tahun
09 December 2025 8:30 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB