Seorang warga meinggal dunia tertimbun longsor
Selasa, 28 Maret 2017 17:19 WIB
ilustrasi- Longsor (ANTARA News / Insan Faizin Mubarak)
Bandung (Antarasumsel.com) - Seorang meninggal dunia dan dua orang menjalani perawatan medis akibat tertimbun longsoran tanah tebing saat membuat saluran air baru di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa.
Humas Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Andhika mengatakan, warga yang meninggal dunia dan berhasil dievakuasi yakni Mansur (55) kemudian dua orang lainnya Kahya (45) dan Oday (40) dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ebah Majalaya untuk menjalani perawatan medis.
"Satu orang meninggal dunia, dan dua orang dirawat di Rumah Sakit Ebah Majalaya, tujuh orang selamat," kata Andhika.
Ia menuturkan, lonsgor terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika sejumlah warga sedang membuat saluran air baru untuk peluasan areal lahan pesawahan di Kampung Pasir Rincang Desa Dukuh, Kecamatan Ibun.
Tanah tebing ketinggian 5 meter itu, kata dia, tiba-tiba longsor dan menimpa sejumlah orang di bawahnya, sementara korban yang meninggal dunia tidak dapat menyelamatkan diri.
"Korban yang meninggal dunia tertimbun longsor tidak bisa menyelamatkan diri seperti rekannya dan yang meninggal merupakan yang punya lahan," katanya.
Andhika menambahkan, lahan sekitar tanah tebing tersebut sebelumnya bekas longsoran tanah yang terjadi delapan tahun lalu.
Akibat peristiwa itu petugas gabungan dibantu masyarakat membersihkan material longsoran tanah.
Sedangkan korban yang meninggal dunia di makamkan di Kampung Pasir Rincang oleh pihak keluarga dan aparat pemerintah desa setempat.
Humas Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Andhika mengatakan, warga yang meninggal dunia dan berhasil dievakuasi yakni Mansur (55) kemudian dua orang lainnya Kahya (45) dan Oday (40) dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ebah Majalaya untuk menjalani perawatan medis.
"Satu orang meninggal dunia, dan dua orang dirawat di Rumah Sakit Ebah Majalaya, tujuh orang selamat," kata Andhika.
Ia menuturkan, lonsgor terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika sejumlah warga sedang membuat saluran air baru untuk peluasan areal lahan pesawahan di Kampung Pasir Rincang Desa Dukuh, Kecamatan Ibun.
Tanah tebing ketinggian 5 meter itu, kata dia, tiba-tiba longsor dan menimpa sejumlah orang di bawahnya, sementara korban yang meninggal dunia tidak dapat menyelamatkan diri.
"Korban yang meninggal dunia tertimbun longsor tidak bisa menyelamatkan diri seperti rekannya dan yang meninggal merupakan yang punya lahan," katanya.
Andhika menambahkan, lahan sekitar tanah tebing tersebut sebelumnya bekas longsoran tanah yang terjadi delapan tahun lalu.
Akibat peristiwa itu petugas gabungan dibantu masyarakat membersihkan material longsoran tanah.
Sedangkan korban yang meninggal dunia di makamkan di Kampung Pasir Rincang oleh pihak keluarga dan aparat pemerintah desa setempat.
Pewarta : Feri Purnama
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Prakiraan cuaca Kota Palembang Minggu 22 Maret 2026: hujan ringan pagi hingga sore
22 March 2026 10:06 WIB
Sapi Limousin Presiden Prabowo tiba di Gayo Lues, semarakkan Meugang di Desa Agusen
20 March 2026 9:40 WIB