BKD data ulang tenaga honor K2
Jumat, 20 Januari 2017 19:33 WIB
BKD Lakukan pendataan ulang tenaga honorer K-1 (Antarasumsel.com/Edo Purmana/17 )
Baturaja (Antarasumsel.com) - Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan mulai melakukan pendataan ulang tenaga honorer K2, pasca Nomenklatur Satuan Kerja Perangkat Daerah di beberapa dinas.
"Pendataan ulang sekarang ini masih dalam proses dengan target Februari 2017 pendataan dan penempatan tugas honorer K2 pasca nomenklatur sudah selesai dilakukan," tegas Kepala BKD Ogan Komering Ulu (OKU), Zandi Shaleh melalui Seketarisnya, B Lubis di Baturaja, Jumat.
Tujuan pendataan ulang ini kata dia, mengingat perubahan nomenklatur baru, sehingga ada beberapa honorer K2 yang belum mendapatkan tempat untuk bertugas, misalnya, Dinas Pertambangan dan Energi saat ini bubar.
"Maka itu setelah didata ulang, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan menyebar mereka atau memperkerjakan di dinas-dinas yang baru dibentuk dengan harapan tidak ada tertinggal," katanya.
Untuk pastinya hasil pendataan sampai saat ini, kata B Lubis, belum ada, sebab sekarang masih dilakukan. J
Sementara, jumlah tenaga honorer K2 yang lama sebanyak 509 orang, namun tetap dilakukan pendataan ulang untuk mengetahui jumlah pasti.
"Kalau bertambah tidak mungkin, sebab datanya sesuai dengan yang sudah masuk ke Menpan-RB. Namun kemungkinan berkurang ada, penyebabnya bisa karena berhenti atau hal lain," ucapnya.
Mengenai pendataan ini terkait adanya isu pengangkatan tenaga honorer, dibantah oleh B Lubis, karena untuk pengangkatan belum ada informasi.
"Sampai saat ini belum ada informasi pengangkatan. Pendataan ini murni pasca nomenklatur baru," ucapnya.
"Pendataan ulang sekarang ini masih dalam proses dengan target Februari 2017 pendataan dan penempatan tugas honorer K2 pasca nomenklatur sudah selesai dilakukan," tegas Kepala BKD Ogan Komering Ulu (OKU), Zandi Shaleh melalui Seketarisnya, B Lubis di Baturaja, Jumat.
Tujuan pendataan ulang ini kata dia, mengingat perubahan nomenklatur baru, sehingga ada beberapa honorer K2 yang belum mendapatkan tempat untuk bertugas, misalnya, Dinas Pertambangan dan Energi saat ini bubar.
"Maka itu setelah didata ulang, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan menyebar mereka atau memperkerjakan di dinas-dinas yang baru dibentuk dengan harapan tidak ada tertinggal," katanya.
Untuk pastinya hasil pendataan sampai saat ini, kata B Lubis, belum ada, sebab sekarang masih dilakukan. J
Sementara, jumlah tenaga honorer K2 yang lama sebanyak 509 orang, namun tetap dilakukan pendataan ulang untuk mengetahui jumlah pasti.
"Kalau bertambah tidak mungkin, sebab datanya sesuai dengan yang sudah masuk ke Menpan-RB. Namun kemungkinan berkurang ada, penyebabnya bisa karena berhenti atau hal lain," ucapnya.
Mengenai pendataan ini terkait adanya isu pengangkatan tenaga honorer, dibantah oleh B Lubis, karena untuk pengangkatan belum ada informasi.
"Sampai saat ini belum ada informasi pengangkatan. Pendataan ini murni pasca nomenklatur baru," ucapnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pembunuhan pegawai honorer Batam diduga kuat direncanakan, pelaku beli sebilah pisau
16 April 2025 6:32 WIB, 2025
Mahasiswi UNP diduga jadi korban pelecehan seksual oknum PN Sukabumi
27 February 2025 20:58 WIB, 2025
Medco E&P kembali serahkan beasiswa bagi 375 mahasiswa dan guru honorer
20 December 2024 8:41 WIB, 2024
Polda Sultra: Uang Rp2 juta dari guru honorer Supriyani dipakai bangun Polsek Baito
05 December 2024 12:45 WIB, 2024
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
PNM Palembang salurkan bantuan sumur bor dan menara air di Tungkal Jaya Muba
25 September 2026 19:46 WIB
Kolaborasi TNI AU dan APP Group perkuat penanganan karhutla di Sumatera Selatan
25 September 2026 19:38 WIB
Pemprov Sumsel ajak perkantoran swasta pasang ornamen budaya lokal sesuai Perda
24 September 2026 22:11 WIB
Pemkot Palembang cegah stunting jalankan program pemberian makanan tambahan
24 September 2026 22:04 WIB