Logo Header Antaranews Sumsel

Mendagri minta pemda tak lagi rekrut tenaga honorer baru

Senin, 8 Juni 2026 15:36 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat menghadiri rapat Komisi II DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026). ANTARA/HO-DPR

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah untuk tidak lagi merekrut tenaga honorer baru karena bisa membebani belanja pegawai dan menjadi bom waktu bagi daerah itu sendiri.

"Honorer sudah dimoratorium, ini mohon betul untuk seluruh kepala daerah, harus tegas tidak ada tenaga honorer baru," kata Tito pada rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin.

Menurut Tito, tenaga honorer di bidang administratif cenderung tidak kompeten. Selain juga menyinggung rekrutmen yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Kalau untuk yang tenaga administrasi, seringkali tidak kompeten, tidak memiliki kapabilitas. Mungkin bawaan dari pejabat-pejabat sebelumnya, kepala daerah, tim sukses dimasukkan di sana, datang jam 08.00 pulang jam 10.00, jadi beban," ucapnya.

Tito menambahkan tenaga honorer yang terus bertambah dan menumpuk hingga akhirnya menuntut kepastian status untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) maupun pegawai negeri sipil (PNS).



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026