Jalur Padang-Bukittinggi lewat malalak putus
Minggu, 4 Desember 2016 18:20 WIB
Jalan Amblas (ANTARA FOTO)
Lubuk Basung (Antarasumsel.com) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Bambang Warsito mengatakan jalur Bukittinggi-Padang via Malalak belum bisa dilalui hingga dua hari ke depan dikarenakan material longsor yang menutupi badan jalan.
"Paling cepat jalur ini bisa dilalui dalam dua hari ke depan," katanya di Balingka, Minggu.
Menurutnya hal ini terjadi karena volume longsor yang menutupi badan jalan tidak seimbang dengan jumlah alat yang ada di lapangan saat ini.
Ia menambahkan untuk menangani longsor ini sebenarnya dibutuhkan alat yang besar, sementara alat yang ada di lapangan hanya alat yang besar .
"Melihat volume longsornya, untuk pengerjaan kita membutuhkan alat yang lebih besar, jadi kami harus menunggu bantuan alat," katanya.
Selanjutnya ia menjelaskan untuk malam ini proses pembersihan lokasi yang terkena longsor dihentikan sementara karena kendala alat dan lokasi yang masih rawan.
Selain itu ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PU dan beberapa pihak terkait karena jalur ini merupakan jalur lintas provinsi.
"Untuk malam ini kegiatan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi, sedangkan untuk tambahan alat kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait," katanya.
Sementara itu Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan selain di Jalan lintas Malalak longsor juga terjadi di daerah Balingka IV Koto.
"Sekitar 4 km ke arah Bukittinggi tepatnya di jalan raya Balingka juga terjadi longsor yang menutupi sebagian jalan dan dua unit rumah rusak ringan," katanya .
"Paling cepat jalur ini bisa dilalui dalam dua hari ke depan," katanya di Balingka, Minggu.
Menurutnya hal ini terjadi karena volume longsor yang menutupi badan jalan tidak seimbang dengan jumlah alat yang ada di lapangan saat ini.
Ia menambahkan untuk menangani longsor ini sebenarnya dibutuhkan alat yang besar, sementara alat yang ada di lapangan hanya alat yang besar .
"Melihat volume longsornya, untuk pengerjaan kita membutuhkan alat yang lebih besar, jadi kami harus menunggu bantuan alat," katanya.
Selanjutnya ia menjelaskan untuk malam ini proses pembersihan lokasi yang terkena longsor dihentikan sementara karena kendala alat dan lokasi yang masih rawan.
Selain itu ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PU dan beberapa pihak terkait karena jalur ini merupakan jalur lintas provinsi.
"Untuk malam ini kegiatan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi, sedangkan untuk tambahan alat kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait," katanya.
Sementara itu Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan selain di Jalan lintas Malalak longsor juga terjadi di daerah Balingka IV Koto.
"Sekitar 4 km ke arah Bukittinggi tepatnya di jalan raya Balingka juga terjadi longsor yang menutupi sebagian jalan dan dua unit rumah rusak ringan," katanya .
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jalan penghubung antardesa Sosoh Buay Rayap di OKU nyaris putus akibat longsor
02 April 2026 21:56 WIB
Sempat putus akibat banjir, Jembatan Gantung Garuda di OKU kini berfungsi kembali
12 March 2026 19:26 WIB
Jembatan gantung di Desa Bunut OKU Selatan putus diterjang banjir, aktivitas warga lumpuh total
10 March 2026 22:11 WIB
Prediksi Malut United vs Persija: Ambisi Laskar Kie Raha putus rekor buruk di Ternate
23 February 2026 19:20 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB