HNSI dukung pencanangan 50.000 " Sehat'
Kamis, 6 Oktober 2016 13:32 WIB
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia. (Foto Antarasumsel.com/Grafis/16/den)
Sungailiat (ANTARA Sumsel) - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendukung program pencanangan 50.000 lembar sertifikat hak atas tanah (Sehat) oleh gubernur daerah itu untuk nelayan tradisional.
"Saya menyambut baik pencanangan program 50.000 sertifikat hak atas tanah bagi nelayan tradisional dan dapat direalisasikan oleh pemerintah provinsi secepat mungkin," kata Ketua HNSI Cabang Kabupaten Bangka, Ridwan di Sungailiat, Kamis.
Menurut dia, sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat nelayan dibutuhkan selain sebagai bukti legalitas formal kepemilikan tanah, juga sebagai alat agunan ke lembaga perbankan bagi nelayan yang berkeinginan mengembangkan usaha namun memiliki keterbatasan modal.
"Saya berharap program gubernur itu merupakan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan program strategi yang bertujuan untuk kepentingan lain, meskipun program itu dilakukan secara bertahap" ujarnya.
Berbagai program peningkatan kesejahteraan nelayan, kata dia, dirasa cukup membantu bagi masyarakat nelayan mulai dari bantuan alat tangkap ikan, jaminan asuransi dan sertifikat.
"Saya juga mengimbau seluruh nelayan agar tetap mematuhi aturan yang diberlakukan pemerintah seperti, perizinan penangkapan, kelengkapan surat kapal dan sejumlah dokumen penangkapan aturan lainnya," ujarnya.
Ridwan mengatakan, jumlah nelayan di daerahnya yang tersebar diberbagai sentra produksi sebanyak lebih kurang 8.000 nelayan dengan berbagai jenis alat tangkap yang dipergunakannya.
"Data masyarakat nelayan yang sudah memperoleh program sertifikat hak atas tanah baru sebanyak lebih kurang 400 orang dari sekitar 1.000 lebih masyarakat nelayan yang berhak mendapatkan program itu," katanya.
"Saya menyambut baik pencanangan program 50.000 sertifikat hak atas tanah bagi nelayan tradisional dan dapat direalisasikan oleh pemerintah provinsi secepat mungkin," kata Ketua HNSI Cabang Kabupaten Bangka, Ridwan di Sungailiat, Kamis.
Menurut dia, sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat nelayan dibutuhkan selain sebagai bukti legalitas formal kepemilikan tanah, juga sebagai alat agunan ke lembaga perbankan bagi nelayan yang berkeinginan mengembangkan usaha namun memiliki keterbatasan modal.
"Saya berharap program gubernur itu merupakan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan program strategi yang bertujuan untuk kepentingan lain, meskipun program itu dilakukan secara bertahap" ujarnya.
Berbagai program peningkatan kesejahteraan nelayan, kata dia, dirasa cukup membantu bagi masyarakat nelayan mulai dari bantuan alat tangkap ikan, jaminan asuransi dan sertifikat.
"Saya juga mengimbau seluruh nelayan agar tetap mematuhi aturan yang diberlakukan pemerintah seperti, perizinan penangkapan, kelengkapan surat kapal dan sejumlah dokumen penangkapan aturan lainnya," ujarnya.
Ridwan mengatakan, jumlah nelayan di daerahnya yang tersebar diberbagai sentra produksi sebanyak lebih kurang 8.000 nelayan dengan berbagai jenis alat tangkap yang dipergunakannya.
"Data masyarakat nelayan yang sudah memperoleh program sertifikat hak atas tanah baru sebanyak lebih kurang 400 orang dari sekitar 1.000 lebih masyarakat nelayan yang berhak mendapatkan program itu," katanya.
Pewarta : Kasmono
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga perluas SPBU Nelayan di wilayah 3T melalui program BBM Satu Harga
30 April 2026 7:53 WIB
Nelayan Banyuasin dievakuasi ke Palembang gunakan ambulans apung Ditpolairud
05 April 2026 21:09 WIB
Lima ABK KM Natasya 01 selamat usai terombang-ambing 12 jam di laut Trenggalek
16 March 2026 20:07 WIB
Kisah ibu di pinggiran Singkarak, cetak anak jadi polisi dan sarjana dari ikan bilih
21 February 2026 19:33 WIB
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sahabat Nelayan di Kampung Bahari Bengkulu
14 January 2026 12:11 WIB
Israel tangkap lima nelayan Palestina yang menangkap ikan demi bertahan hidup
20 July 2025 11:06 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB