Stok beras di Bulog Sumsel 70.000 ton
Jumat, 5 Agustus 2016 16:49 WIB
Beras tersedia di gudang bulog (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Stok beras yang ada di gudang Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung hingga sekarang sebanyak 70.000 ton.
"Stok beras aman tercatat mencapai 70.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Mansur Siri di Palembang, Jumat.
Menurut dia, stok beras yang ada itu cukup untuk cadangan 10 bulan ke depan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara kalau untuk pengadaan beras pada tahun 2016 hingga sekarang ini sudah mencapai 71.000 ton, katanya.
Ia mengatakan, untuk memenuhi target pengadaan beras pada tahun 2016 ini pihaknya masih terus melakukan pembelian beras petani di daerah penghasil.
Sementara Kabid Pengadaan Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, M Firdaus menyatakan, target pengadaan beras pada tahun 2016 sebanyak 120.000 ton untuk public service obligation (PSO) dan 30.500 ton untuk beras komersial.
"Kita optimistis bisa tercapai, karena masih ada waktu lima bulan lagi dan panen kedua yang puncaknya akan terjadi pada pertengahan Agustus dan September 2016," ujarnya.
Sejumlah daerah sentra produksi beras di Sumsel antara lain Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Banyuasin.
"Stok beras aman tercatat mencapai 70.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Mansur Siri di Palembang, Jumat.
Menurut dia, stok beras yang ada itu cukup untuk cadangan 10 bulan ke depan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara kalau untuk pengadaan beras pada tahun 2016 hingga sekarang ini sudah mencapai 71.000 ton, katanya.
Ia mengatakan, untuk memenuhi target pengadaan beras pada tahun 2016 ini pihaknya masih terus melakukan pembelian beras petani di daerah penghasil.
Sementara Kabid Pengadaan Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, M Firdaus menyatakan, target pengadaan beras pada tahun 2016 sebanyak 120.000 ton untuk public service obligation (PSO) dan 30.500 ton untuk beras komersial.
"Kita optimistis bisa tercapai, karena masih ada waktu lima bulan lagi dan panen kedua yang puncaknya akan terjadi pada pertengahan Agustus dan September 2016," ujarnya.
Sejumlah daerah sentra produksi beras di Sumsel antara lain Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Banyuasin.
Pewarta : Susilawati
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog OKU Salurkan 4.819 Ton Beras SPHP Hingga September 2026, lampaui target
27 September 2026 10:43 WIB
Pemprov Sumsel dan Polda telusuri penyebab beras premium langka di ritel
02 September 2026 11:06 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025